Breaking News:

Fenomena Tanah Bergerak

Kondisi Makin Parah, Warga Diingatkan tak Lagi Beraktivitas di Blok Longsoran Kuta Cot Glie

gerakan tanah di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (14/1/2021) siang

FOR SERAMBINEWS.COM
Pada hari kelima (Jumat, 15/1/2021) fenomena tanah amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar sudah mencapai 140 cm penurunannya. Dua keluarga yang bermukim di blok longsor itu sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman di desa itu, lebih jauh dari tebing Sungai (Krueng) Aceh 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh yang dipimpin langsung oleh Kepada Dinas Ir Mahdinur MM kembali melakukan pemantauan terhadap gerakan tanah di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (14/1/2021) siang.

Hasil yang didapat terkesan lebih gawat dibandingkan kondisi sehari sebelumnya.

"Pada hari kelima pasca terjadinya gerakan tanah, dapat kami laporkan bahwa muka tanah terus mengalami penurunan.

Sampai hari ini penurunannya sudah mencapai 1,5 meter," ujar Mahdinur menjawab pertanyaan Serambinews.com, Jumat (15/1/2021) malam.

Baca juga: Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie Tetap Turun Meski tak Hujan, Sudah 140 Cm Dalamnya

Menurut Mahdinur, dibandingkan hasil pengukuran dua hari lalu (hari ketiga pascalongsor), penurunan muka tanah masih berkisar 50-70 cm.

"Artinya, dalam dua hari telah terjadi penurunan yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 1 meter," ungkap Mahdinur.

Di samping itu, katanya lebih lanjut, di dalam blok longsoran sudah banyak muncul rekahan baru yang dapat terisi oleh air hujan sehingga semakin berpotensi bergerak lebih cepat.

Sejauh ini, terdapat dua rumah yang terdampak langsung karena berada pada bidang gelincir.

Halaman
12
Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved