Kamis, 7 Mei 2026

Fenomena Tanah Bergerak

Kondisi Makin Parah, Warga Diingatkan tak Lagi Beraktivitas di Blok Longsoran Kuta Cot Glie

gerakan tanah di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (14/1/2021) siang

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Pada hari kelima (Jumat, 15/1/2021) fenomena tanah amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar sudah mencapai 140 cm penurunannya. Dua keluarga yang bermukim di blok longsor itu sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman di desa itu, lebih jauh dari tebing Sungai (Krueng) Aceh 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh yang dipimpin langsung oleh Kepada Dinas Ir Mahdinur MM kembali melakukan pemantauan terhadap gerakan tanah di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (14/1/2021) siang.

Hasil yang didapat terkesan lebih gawat dibandingkan kondisi sehari sebelumnya.

"Pada hari kelima pasca terjadinya gerakan tanah, dapat kami laporkan bahwa muka tanah terus mengalami penurunan.

Sampai hari ini penurunannya sudah mencapai 1,5 meter," ujar Mahdinur menjawab pertanyaan Serambinews.com, Jumat (15/1/2021) malam.

Baca juga: Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie Tetap Turun Meski tak Hujan, Sudah 140 Cm Dalamnya

Menurut Mahdinur, dibandingkan hasil pengukuran dua hari lalu (hari ketiga pascalongsor), penurunan muka tanah masih berkisar 50-70 cm.

"Artinya, dalam dua hari telah terjadi penurunan yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 1 meter," ungkap Mahdinur.

Di samping itu, katanya lebih lanjut, di dalam blok longsoran sudah banyak muncul rekahan baru yang dapat terisi oleh air hujan sehingga semakin berpotensi bergerak lebih cepat.

Sejauh ini, terdapat dua rumah yang terdampak langsung karena berada pada bidang gelincir.

Di kedua rumah tersebut sudah terlihat adanya retakan pada lantai dan dinding rumah.

"Ini mengindikasikan bahwa pergerakan tanah ini aktif dan sudah berpengaruh terhadap bangunan rumah tersebut," kata Mahdinur.

Baca juga: Gerakan Tanah di Gampong Lamkleng, Kuta Cot Glie Tergolong Aktif, Warga Dianjurkan Cari Tempat Aman

Ia tambahkan, meskipun dua rumah tersebut sudah muncul retakan.

Tetapi ada 12 rumah lainnya yang berpotensi terkena dampak berupa retakan karena berada sejajar dengan bidang gelincir.

Ditanya tentang antisipasi terhadap kondisi yang semakin gawat itu.

Fenomena tanah bergerak yang membentuk rekahan memanjang di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (12/1/2021).
Fenomena tanah bergerak yang membentuk rekahan memanjang di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (12/1/2021). (FOR SERAMBINEWS.COM)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved