Breaking News:

Berita Banda Aceh

Satgas Covid-19 Disdikbud Kota Banda Aceh Tingkatkan Pengawasan ke Sekolah-sekolah

Tindakan tegas pun tidak segan-segan dijatuhi terhadap sekolah yang melanggar protkes.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Dr Saminan membuka spanduk penyegelan di salah satu sekolah dasar di Kota Banda Aceh yang melanggar protokol kesehatan, pada Selasa (12/1/2021). 

Tindakan tegas pun tidak segan-segan dijatuhi terhadap sekolah yang melanggar protkes.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Dinas Perdidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, meningkatkan pengawasan terhadap sekolah- sekolah selama proses belajar tatap muka yang dimulai sejak Senin, 4 Januari 2021.

Pengawasan taat protokol kesehatan (protkes) di sekolah- sekolah di bawah pengawasan Disdikbud Kota Banda Aceh itu, sebagai upaya dan langkah memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Tindakan tegas pun tidak segan-segan dijatuhi terhadap sekolah yang melanggar protkes.

Demikian disampaikan Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Dr Saminan Ismail, MPd, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: VIDEO Semburan Gas Bercampur Lumpur dan Air Warga di Ranto Pereulak Mengungsi

Menurutnya, hal tersebut untuk memastikan seluruh proses pembelajaran tatap muka di sekolah- sekolah tetap mematuhi protkes, sehingga memberikan kenyamanan bagi semua.

Karena itu, Tim Satgas Covid-19 Disdikbud Kota Banda Aceh serta pengawas sekolah terus melakukan pengawasan rutin ke sekolah- sekolah.

Ia pun mengatakan Disdikbud sempat menutup sementara tiga sekolah dalam wilayah Kota Banda Aceh, yakni SDN 46 Rukoh, SDN 14 Pango Raya, dan SD Muhammadiyah 2 Suka Ramai (Blower), pada Senin, 11 Januari 2021.

Tapi, karena ada komitmen yang kuat dari pihak sekolah dan yayasan untuk tidak mengulangi lagi kesalahan, akhirnya pada Selasa siang, 12 Januari 2021 penyegelan dibuka, sehingga anak-anak bisa sekolah kembali keesokan harinya, Rabu, 13 Januari 2021.

Baca juga: Memilukan! Calon Pengantin Wanita di Sumatera Utara Tewas Terjepit Lift

Ia menegaskan bahwa tidak tertutup kemungkinan penyegelan terhadap sekolah akan dilakukan kalau melanggar protkes.

"Penutupan tiga sekolah dasar dulu kami harapkan menjadi pelajaran, edukasi bagi orangtua, guru, kepala sekolah serta dukungan dari masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan di lingkungan sekolah," demikian Dr Saminan.(*)

Baca juga: Arab Saudi Gelar Perlombaan Penelitian Disabilitas, Bagian Rehabilitasi Penyandang Disabilitas

Baca juga: YARA Minta Pemerintah Segera Tuntaskan Perbaikan Pelabuhan Jetty Meulaboh

Baca juga: Hari Ini, Pasien Covid-19 di Aceh Barat Bertambah Satu Orang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved