Update Corona di Aceh Barat Daya
Hampir Satu Setengah Bulan, tak Ditemukan Lagi Kasus Covid-19 di Abdya, Tetap Bertahan Zona Kuning
Kasus warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abday) yang terkonfirmasi Positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tidak ditemukan lagi hampir...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Kembali dijelaskan bahwa warga Kabupaten Abdya, yang terkonfirmasi Positif Covid-19, hasil pendataan sejak Maret hingga awal Desember 2020 mencapai 94 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 86 pasien berhasil sembuh setelah menjalani rawatan di rumah sakit dan isolasi di rumah. Sedangkan 8 pasien lainnya meninggal dunia.
Sebanyak 86 pasien positif dinyatakan sembuh setelah mereka menjalani rawatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya, beberapa orang diantaranya menjalani isolasi di rumah setelah dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Tali Seling Putus, Getek di Sungai Tamiang Hanyut saat Angkut Penumpang
Sementara 8 pasien Positif Corona akhirnya meninggal dunia, masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 1 warga Kecamatan Jeumpa, 1 warga Kecamatan Lembah Sabil, dan 1 warga Kecamatan Kuala Batee.
Pobable dan Suspek
Sementara itu Kasus baru probable (PDP) dan data Suspek (ODP) Covid-19, menurut Kepala Dinkes Abdya, Safliati tidak ditemukan lagi sejak 23 November 2020 hingga Senin (18/1/2021) sore.
Probable atau pasien bergejala Covid-19 di Kabupaten Abdya, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu, berjumlah 47 orang.
Sebanyak 43 orang diantaranya dinyatakan sembuh karena tidak ditemukan lagi gejala Covid-19 setelah dirawat.
Sedangkan empat pasien probable lainnya meninggal dunia, yaitu satu warga Kecamatan Kuala Batee, satu warga Kecamatan Blangpidie, dan satu warga asal Jakarta Selatan, dan satu warga Kecamatan Susoh.
Bukan saja probable, warga Kabupaten Abdya yang masuk data Suspek (ODP) juga tidak ditemukan lagi sekitar hampir dua bulan terakhir atau hingga Senin (18/1/2021) sore.
Safliati menjelaskan update data terakhir Suspek di Kabupaten Abdya, sejumlah 202 orang, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu. Tapi, seluruhnya selesai menjalani isolasi di rumah sejak hampir dua bulan lalu.
Persiapan Vaksinasi Covid-19
Sebelumnya, Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes menjelaskan, kabupaten setempat untuk tahap I mendapat alokasi 2.920 dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Vaksin produksi Sinovac Life Sciences Co Ltd Cina dan PT Bio Farma (Persero) itu, dijadwalkan akan ditiba Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya awal Februari mendatang.
“Tempat dosis vaksin tersebut sudah kita siapkan di Dinkes, sebelum didistribusikan ke puskesmas kecamatan-kecamatan,” kata Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes dihubungi Serambinews.com, Minggu (17/1/2021).