Update Corona di Aceh Barat Daya
Hampir Satu Setengah Bulan, tak Ditemukan Lagi Kasus Covid-19 di Abdya, Tetap Bertahan Zona Kuning
Kasus warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abday) yang terkonfirmasi Positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tidak ditemukan lagi hampir...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Saat ini, Dinkes Abdya tengah melakukan persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, termasuk persiapan during atau tenaga medis yang akan melaksanakan tugas vaksinasi serta persiapan sasaran atau penerima vaksin Covid-19.
Safliati juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya menjelaskan, berdasarkan data yang diterima dari Dinkes Provinsi Aceh bahwa Kabupaten Abdya mendapat alokasi 2.920 dosis vaksin Sinovac untuk tahap pertama.
Masih berdasarkan data yang diberikan Dinkes Aceh itu bahwa sasaran prioritas penerima vaksin adalah tenaga kesehatan (nakes) sejumlah 1.437 orang.
Kemudian, tenaga pelayanan publik, yaitu Pimpinan Aparatrur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri, masyarakat yang rentan serta pelaku ekonomi essensial dan kelompok masyarakat lainnya.
Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi berumur 18 sampai 59 tahun, namun terlebih dahulu dilakukan screening. Sebab, ada 16 kriteria yang tidak mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Siapa saja mereka? Pertama, mereka yang pernah terkonfirmasi menderita Covid-19.
Selanjutnya, mereka yang hamil atau menyusui, Gejala Ispa seperti batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir, Kontak erat/Suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19, Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya, Mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.
Kemudian menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner), Menderita penyakit autoimun sistemik (sle/lupus, sjogren, vaskulis dan autoimun lainnya), Menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis/sedang menjalani hemodialysis/dialysis peretonial/tranplantasi ginjal/sidroma nefrotik dengan kortikosteroid).
Selain itu menderita penyakit reumatik autoimun/rhematoid arthritis, Menderita penyakit saluran pencernaan kronis, Menderita penyakit hepertiroid/hipotiroid karena autoimun, Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun dan penerima produk darah/tranfusi, Menderita penyakit diabetes melitus, Menderita HIV, dan Memiliki penyakit paru (Asma, PPOK, TBC).
Menyangkut ketersediaan tenaga kesehatan untuk melaksanakan tugas vaksinasi di 13 puskesmas di Kabupaten Abdya, Safliati menjelaskan, tenaga vaksinasi (during) sudah tersedia satu orang di setiap puskesmas, dan mereka memang telah mengikuti pelatihan imunisasi, disamping tenaga vaksinasi yang ada di Dinkes Abdya.(*)
Baca juga: Bebas Murni, Vanessa Angel Tulis Pesan Haru: Mantan Napi Masih Bisa Jadi Pribadi Lebih Baik
Baca juga: Tali Seling Putus, Getek di Sungai Tamiang Hanyut saat Angkut Penumpang
Baca juga: Jaksa Tangkap Dua Napi DPO, Sisa Napi Buronan di Aceh 39 Orang Lagi