Selasa, 5 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Sepmor Dinaikkan ke Perahu Akibat Jalan Provinsi di Ranto Peureulak Aceh Timur Terendam Banjir

Sekitar 500 meter badan jalan provinsi di Dusun Alur Canang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, kembali terendam banjir

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Foto BPBD Aceh Timur
Sekitar 500 meter badan jalan provinsi di Dusun Alur Canang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, sehingga sepmor terpaksa dinaikkan ke perahu untuk melewati banjir, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sekitar 500 meter badan jalan provinsi di Dusun Alur Canang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, kembali terendam banjir setinggi paha orang dewasa sehingga arus transportasi lumpuh.

"Banjir naik ke badan jalan dan pemukiman penduduk mulai pukul 01.00 WIB Selasa dinihari.

Akibatnya merendam badan jalan setinggi paha orang dewasa, dan 5 kepala keluarga (KK) di dusun setempat yang rumahnya terendam terpaksa mengungsi ke rumah tetangga," ungkap Jasman, Keuchik Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Selasa (19/1/2021).

Selain di dusun Alue Canang, di Desa Seumanah Jaya, dusun lainnya yang juga terendam banjir yakni di Dusun Lubuk Bayah Sarah Kaye, namun di Sarah Kaye banjir belum begitu parah.

"Tidak ada hujan, tapi tiba-tiba sungai Krueng Peureulak meluap, karena mendapat banjir kiriman di bagian hulu.

Apalagi jalan Peureulak-Lokop ini memang dekat dengan Sungai Peureulak, begitu juga pemukiman penduduk," ungkap Jasman.

Baca juga: Di Hadapan Ulama Aceh, Gubernur Kembali Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Halal dan Aman

Akibat banjir merendam badan jalan sehingga arus transportasi lumpuh total terutama roda dan roda empat yang rendah. Namun demikian truk dan Colt Diesel masih bisa melintas.

Sementara sepmor yang tetap ingin melewati banjir maka bisa dinaikkan ke perahu yang disewakan warga dengan tarif Rp 30-50 ribu per sepmor karena jarak banjir yang dilewati sekitar 500 meter. 

"Kondisi banjir memang mulai surut. Pun demikian, belum bisa kita pastikan kapan banjir surut, karena cuacanya di daerah ini sedang mendung," ungkap Jasman.

Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi, membenarkan bahwa hingga Selasa hari ini masih ada dua desa di Aceh Timur yang dilanda banjir, yaitu Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, dan di Syahbandar, Kecamatan Peunaron.

Kedua desa ini banjir karena meluapnya sungai Peureulak.

Baca juga: Kisah Ucok Sibreh yang Selamat dari Tenggelamnya KMP Gurita di Teluk Sabang Setelah Terkatung 17 Jam

Senin kemarin, jelas Ashadi, banjir juga merendam ruas jalan Peureulak-Lokop, di Dusun Karang Kuda, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, dan terdapat tiga titik longsor.

Namun demikian, banjir dengan cepat surut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved