Sabtu, 18 April 2026

Internasional

Donald Trump Belum Serahkan Kunci Bom Nuklir ke Joe Biden

Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak akan menyerahkan kunci bom nuklir ke Presiden terpilih Joe Biden.

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Presiden Trump berbicara kepada media sebelum menaiki Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews, Selasa (12/1/2021). 

Ada beberapa bola kaki yang memungkinkan presiden melancarkan serangan militer saat bepergian.

Ajudan militer lain dengan sepak bola nuklir kedua akan menyerahkan otoritas kepada Biden begitu dia dilantik.

Ajudan militer dengan Trump akan membawa sepak bola itu kembali ke Washington.

Pensiunan Laksamana Angkatan Laut James Stavridis, mengatakan pada siang hari, sepak bola dengan Biden akan menjadi yang diaktifkan.

Dalam arti, Komando Strategis AS akan pergi ke sana jika terjadi sesuatu

"Tepat sebelum dia menjadi presiden, ada sepak bola di sekitarnya yang diaktifkan," kata Stavridis tentang Biden.

Gedung Putih menolak berkomentar, mengatakan itu adalah masalah keamanan.

Baca juga: Pelantikan Presiden Joe Biden Dipastikan Dihadiri Artis Ternama, Donald Trump Dikabarkan Marah Besar

Dalam film dokumenter tahun 2013 oleh Discovery Channel, mantan Wakil Presiden Dick Cheney menggambarkan momen tersebut sebagaimana biasanya terjadi.

"Pengoperan bola terjadi pada tengah hari, tidak ada yang mengucapkan sepatah kata pun, tetapi saya tahu apa yang harus dicari," katanya.

"Jadi kau punya upacaranya di depan, tapi ... di belakang salah satu pilar besar di depan sana, dua orang ini berdiri di sana dengan seragam mereka," tambahnya.

"Pada saat yang tepat dia mengulurkan tangan untuk menyerahkannya kepada asisten militer yang baru ditunjuk," jelasnya.

"Dia mengambilnya sejak saat itu dan presiden baru adalah orang yang mengendalikan aset nuklir kita," urainya.

Ada beberapa peristiwa tidak biasa seputar sepak bola di bawah presiden yang berbeda, kata sejarawan kepresidenan Michael Beschloss, kontributor NBC News.

"Lokasi sepak bola menjadi masalah ketika JFK dibunuh di Dallas," katanya.

"Kartu kode nuklir Reagan secara tidak sengaja terlempar ke rumah sakit setelah dia ditembak pada tahun 1981," ujarnya/.

"Bill Clinton sempat kehilangan kartu kode nuklirnya selama beberapa bulan pada tahun 2000," tutupnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved