Breaking News:

Salam

Pilkada Aceh; Spirit Oke, Dana Jadi Soal

Kesepakatan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KIP kabupaten/kota se‑Aceh untuk melaksanakan pemilihan gubernur/wakil gubernur

SERAMBI/HERIANTO
Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri menyerahkan penetapan SK Tahapan Pilkada Aceh 2022 kepada Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, yang didampingi Ketua dan Anggota Komisi I di Ruang Kerja, Gedung DPRA, Rabu (20/1/2021). 

Kesepakatan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KIP kabupaten/kota  se‑Aceh untuk melaksanakan pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, serta wali kota/wakil wali kota, secara serentak pada tahun 2022 mendatang dinilai akan berhadapan dengan beberapa hambatan. Antara lain, banyak kabupaten/kota yang belum mengalokasikan dana untuk penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Ada beberapa daerah yang sudah menganggarkan dana untuk Pilkada, tapi jumlahnya belum memadai. Hanya beberapa kabupaten/kota yang sudah menyediakan anggaran yang relatif besar. Padahal, sesuai dengan Keputusan KIP Aceh yang dikeluarkan pada Selasa (19/1/2021), tahapan pilkada serentak di Aceh akan dimulai pada 1 April mendatang.

Kabupaten/Kota yang tidak mengalokasikan anggaran untuk Pilkada antara lain Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Timur, Langsa, dan beberapa kabupaten/kota lainnya. Alasan mereka tidak mengalokasikan anggaran adalah karena hingga APBK 2021 disahkan beberapa waktu lalu, belum ada kepastian hukum dan keputusan tentang jadwal Pilkada. Belum ada pula surat tertulis dari Mendagri tentang jadwal pasti dan tahapan pelaksanaan pilkada serentak di Aceh.

Meski demikian, jajaran legislatif, eksekutif, serta KIP masing-masing daerah memiliki semangat yanga sama yakni siap melaksanakan Pilkada Aceh pada 2022. Mereka akan membahas bagaimana menyediakan dana untuk Pilkada yang tahapannya direncanakan mulai 1 April 2021. Menurut, perkiraan dana untuk penyelenggaraan pilkada setiap kabupaten/kota di Aceh sangat bervariasi jumlahnya. Berkisar mulai Rp 25 miliar sampai Rp 140 miliar.

Untuk tingkat provinsi, Pemerintah Aceh menyatakan siap mengalokasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022. Saat ini, anggaran Pilkada Aceh "diparkir" di pos belanja tak terduga (BTT). "Pemerintah wajib menyediakan anggaran seperti amanah Permendagri 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang bersumber dari APBD," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), Bustami Hamzah.

Ayat (1) Pasal 9 Permendagri  menyebutkan dalam hal Pemerintah Daerah belum menganggarkan kegiatan Pemilihan dalam APBD atau telah menganggarkan kegiatan Pemilihan dalam APBD tetapi belum sesuai dengan standar satuan harga kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pemilihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (5), Pemerintah Daerah melakukan penyesuaian penganggaran mendahului penetapan Perda tentang perubahan APBD dengan cara menetapkan Perkada tentang perubahan penjabaran APBD. Intinya Permendagri itu memberi peluang kepada daerah-daerah untuk melakukan perubahan APBDA sepanjang memenuhi ketentuan.

Ketiadaan pengalokasian dana secara khusus untuk Pilkada di sejumlah Kabupaten/Kota, termasuk provinsi, tentu menyiratkan bahwa ada keragu-raguan sikap. Mereka kurang yakin pilkada Aceh bisa digelar pada 2022. Sedangkan provinsi lain berpilkada secara serentak pada 2022.

Menggelar pemilihan raya, modal utamanya bukan semangat tapi anggaran. Jika semangat tinggi tapi anggaran tidak tersedia, tentu omong kosong. Makanya, untuk saat ini, elit politik di Aceh, mulai eksekutif, legislatif, dan KIP harus memikirkan bagaimana bisa “merayu” Pusat, khususnya Mendagri untuk menyetujui penyelenggaraan Pilkada Aceh pada 2022. Persetujuan Mendagri itu sangat penting, karena akan berarti Pusat menyediakan dana untuk Pilkada Aceh lebih awal dua tahun dibanding daerah-daerah lainnya.

Akhir tahun lalu, Mendagri Tito Karnavian sudah mengingatkan Pemerintah Aceh dan DPR Aceh supaya berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, Komisi II DPR RI, dan KPU RI agar Pilkada Aceh tahun 2022 dapat berjalan secara aman dan nyaman. Nah?!

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved