Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Barat

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Dayah Serambi Mekkah di Meulaboh

Saat ini polisi belum bisa memastikan penyebab terbakarnya asrama putra yang dihuni 37 santri dayah di Aceh Barat itu.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Sebagian kitab-kitab santri yang sempat diselamatkan dalam musibah kebakaran pondok Pesantren Serambi Mekkah di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (21/1/2021) 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Terkait kebakaran Dayah Serambi Mekkah yang dipimpin Abuya Nasir Waly di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (21/1/2021) pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kebakaran dayah tersebut.

Musibah tersebut telah menyebabkan satu unit asrama putra ludes dilalap api, bangunan yang berkonstruksi kayu tersebut dihuni sekitar 37 orang santri yang terdiri dari 20 unit bilik atau kamar.

Sementara jumlah santri di Dayah tersebut sekitar 610 orang, dan bilik santri lainnya terpisah dengan asrama yang terbakar tersebut, sehingga tidak terjamah api.

“Saat ini masih kita selidiki penyebab kebakaran Dayah Serambi Mekkah, sehingga belum dapat kita pastinya penyebabnya,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Iswandi kepada Serambinews.com, Kamis (21/1/2021) di Meulaboh.

Disebutkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah akibat konslet arus listrik atau akibat kompor saat memasak, sehingga belum bisa dipastikan.

Puluhan santri Dayah Serambi Mekkah di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (21/1/2021) kehilangan tempat tinggal, kitab dan semua pakaian, akibat musibah kebakaran.

Puluhan santri tersebut hanya tinggal pakai di badan saja, sementara semua barang lainnya hangus menjadi abu, karena tidak bisa diselamatkan dalam kobaran api yang melalap bangunan asrama putra tersebut.

“Saat kebakaran para santri, kebetulan sedang memenuhi undangan acara peringatan Maulid di Liceh, sehingga mereka hanya membawa baju di badan saja yang lainnya semua tinggal di bilik masing-masing,” ungkap Tgk Muttawali Al Khalidi Pimpinan Dayah Serambi Mekkah kepada Serambinews.com, Kamis (21/1/2021) yang merupakan Putra Abuya Muhammad Nasir Waly.

Baca juga: Pesantren Serambi Mekkah Terbakar, Puluhan Bilik Santri Hangus

Baca juga: Pesantren di Aceh Barat Terbakar, Puluhan Santri Kehilangan Kitab dan Pakaian

Baca juga: Ingin Kerjakan Sholat Tahajud? Ini Bacaan Niat dan Doa, Lengkap Bacaan Dzikir & Keutamaannya

Baca juga: Simak, Amalan Sunnah Malam Jumat Dianjurkan Rasulullah SAW, Pahalanya Sangat Besar

Dayah Serambi Mekkan tersebut resmi didirikan sekitar tahun 1986 oleh Abuya Muhammad Nasir Waly anak dari Abuya Syeikh Muda Waly Al Khalidi salah satu ulama besar di Aceh.

Sementara para santri yang kehilangan tempat tinggal tersebut, akan dipindahkan ke tempat penginapan lain di komplek Dayah Serambi Mekkah.

Asrama yang terbakar itu dihuni sekitar 37 orang santri yang menempati 20 bilik yang ludes terbakar itu yang terjadi pada Kamis, sekitar Pukul 16.30 WIB sore.

Dalam berita sebelumnya, bahwa peristiwa itu tidak ada korban jiwa, sebab saat kejadian para santri tidak berada ditempat, karena sedang memenuhi undangan Maulid Nabi Muhammad SAW di Liceh.(*)

Baca juga: UPDATE CORONA 21 Januari: 69,9 Juta Warga Dunia Sembuh dari Covid-19, Meninggal 2 Juta Orang

Baca juga: Anak Gugat Ibu Kandung gara-gara Mobil Toyota Fortuner, Sang Ibu: Allah Adalah Pembela Saya

Baca juga: Sudah Dua Pekan Wings Air Tunda Terbang ke Nagan Raya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved