Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Kemenag Aceh Tenggara Kembangkan Wakaf Produktif Penggemukan Sapi

Peluncuran wakaf produktif yang merupakan wakaf ASN Kemenag Aceh Tenggara ini dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Aceh

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
HUMAS KEMENAG ACEH
Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal bersama pejabat lainnya meluncurkan program wakaf produktif yang digagas Kemenag Aceh Tenggara berupa penggemukan sapi di Desa Penyeberangan Cingkam/Jongar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (24/1/2021). 

Peluncuran wakaf produktif yang merupakan wakaf ASN Kemenag Aceh Tenggara ini dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, Minggu (24/1/2021).

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Tenggara mengembangkan wakaf produktif berupa penggemukan sapi di Desa Penyeberangan Cingkam/Jongar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

Peluncuran wakaf produktif yang merupakan wakaf ASN Kemenag Aceh Tenggara ini dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, Minggu (24/1/2021).

Dalam sambutannya, Iqbal mengatakan Kemenag Aceh terus menggalakkan dan mengembangkan wakaf produktif di berbagai bidang.

"Upaya ini juga kita lakukan melalui sosialisasi, pembinaan dan menggerakkan semangat leading sektor di bawah jajaran Kemenag Aceh di KUA, seperti penghulu, penyuluh dan nadzir wakaf," kata Iqbal.

Menurutnya, wakaf produktif merupakan bentuk inovasi dalam pemberdayaan dan pengembangan wakaf dan perlu dipikirkan metode yang baik serta dikelola secara profesional.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Syarat Baru Umrah bagi Jamaah dari Indonesia, Batas Usia 18-60 Tahun

Baca juga: Kisah Pelajar Enggak Bisa Bahasa Inggris yang Viral, Kini Dapat Tawaran Beasiswa

Baca juga: Viral Paket Dibungkus Mirip Pocong Hebohkan Warganet, Bentuknya Bikin Petugas Jantungan

"Aset wakaf di tengah-tengah masyarakat sangat banyak, tinggal bagaimana dikelola menjadi produktif.

Kita inginkan harta yang diwakafkan dan besar potensinya memberikan banyak manfaat bagi kepentingan umat," ucapnya.

"Selain itu, tingkat perekonomian masyarakat kita masih lemah, jadi wakaf sesungguhnya punya potensi ekonomi umat yang sangat luar biasa.

Mudah-mudahan Wakaf  ini dapat berkembang, dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya," tambah Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa wakaf produktif telah dicontohkan para pendahulu nenek moyang bangsa ini. 

"Mereka mewakafkan tanah, sawah, kebun sawit, kebun kelapa, kebun karet dan sebagainya.

Hari ini resmi mengembangkan wakaf berupa hewan ternak, ini adalah bentuk wakaf produktif dan bila kemudian dikelola dengan baik akan menghasilkan dan dapat dipergunakan untuk kepentingan umat dan agama," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved