Breaking News:

Berita Foto

FOTO - Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik

Polisi anti huru hara menembakkan gas air mata dan meriam air untuk memecah kerumunan yang berusaha merusak barikade beton dan baja

Editor: m anshar
FOTO -  Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik - para-petani-india.jpg
Sajjad HUSSAIN / AFP
Para petani ikut serta dalam unjuk rasa karena mereka terus memprotes reformasi pertanian pemerintah pusat baru-baru ini, di New Delhi pada 26 Januari 2021.
FOTO -  Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik - para-petani-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-5.jpg
Sajjad HUSSAIN / AFP
Para petani ikut serta dalam unjuk rasa karena mereka terus memprotes reformasi pertanian pemerintah pusat baru-baru ini, di New Delhi pada 26 Januari 2021.
FOTO -  Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik - petani-india-2.jpg
Sajjad HUSSAIN / AFP
Seorang petani melemparkan kembali selongsong gas air mata yang ditembakkan oleh polisi untuk membubarkan mereka selama unjuk rasa di New Delhi pada 26 Januari 2021.
FOTO -  Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik - petani-india-9.jpg
Sajjad HUSSAIN / AFP
Para petani ikut serta dalam unjuk rasa memprotes reformasi pertanian pemerintah pusat di New Delhi pada 26 Januari 2021.
FOTO -  Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik - seorang-petani-melemparkan-kembali-selongsong-gas-air-mata.jpg
Sajjad HUSSAIN / AFP
Seorang petani melemparkan kembali selongsong gas air mata ke arah polisi selama unjuk rasa di New Delhi pada 26 Januari 2021.

Para pemimpin petani mengatakan lebih dari 10.000 traktor ikut serta dalam protes.

Selama hampir dua bulan, para petani yang kebanyakan berasal dari Sikh negara bagian Punjab dan Haryana, berkemah di pinggir ibu kota untuk memblokir jalan raya dan melakukan aksi protes pada pemerintah.

Mereka menuntut penarikan undang-undang baru yang menurut mereka akan mengkomersilkan pertanian dan menghancurkan pendapatan petani.

"Kami ingin menunjukkan kepada Modi kekuatan kami," kata Satpal Singh, seorang petani yang mengendarai traktor ke ibu kota bersama lima anggota keluarganya.

"Kami tidak akan menyerah."

Para petani ikut serta dalam unjuk rasa karena mereka terus memprotes reformasi pertanian pemerintah pusat baru-baru ini, di New Delhi pada 26 Januari 2021.
Para petani ikut serta dalam unjuk rasa karena mereka terus memprotes reformasi pertanian pemerintah pusat baru-baru ini, di New Delhi pada 26 Januari 2021. (Sajjad HUSSAIN / AFP)

Polisi anti huru hara menembakkan gas air mata dan meriam air untuk memecah kerumunan yang berusaha merusak barikade beton dan baja.

Pihak berwenang memblokir jalan dengan truk dan bus besar dalam upaya menghentikan para petani mencapai pusat ibu kota.

"Kami akan melakukan apa yang kami inginkan. Anda tidak bisa memaksakan hukum Anda pada orang miskin," kata Manjeet Singh, salah seorang petani.

Imbasnya, beberapa stasiun kereta metro dan layanan internet di sejumlah daerah di ibu kota dilumpuhkan untuk menggagalkan protes.

Pemerintah bersikeras undang-undang reformasi pertanian yang disahkan Parlemen pada September lalu akan menguntungkan petani dan meningkatkan produksi melalui

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved