Internasional
Geert Wilders Serukan Tentara Belanda Dikerahkan, Cegah Kerusuhan Meluas
nggota parlemen Belanda mulai memperdebatkan kerusuhan yang meluas, menentang lockdown. Anggota parlemen sayap kanan populis Geert Wilders menyerukan
SERAMBINEWS.COM, DEN HAAG - Anggota parlemen Belanda mulai memperdebatkan kerusuhan yang meluas, menentang lockdown.
Anggota parlemen sayap kanan populis Geert Wilders menyerukan agar tentara digunakan untuk memperkuat polisi.
Wilders yang dikenal anti-Islam beralasan, hal itu untuk mencegah kerusuhan sipil yang meluas, yang terburuk yang melanda Belanda dalam beberapa tahun terakhir i ni.
Dilansir AP, Rabu (27/1/2021), Sebagian besar penangkapan pada Selasa malam terjadi di Rotterdam.
Salah satu kota yang paling parah terkena dampak virus Corona pada Senin (25/1/2021).
Baca juga: Joe Biden Boyong Kembali Para Profesional Virus Corona Yang Diabaikan Donald Trump
Baca juga: Polisi Belanda Tangkap 131 Demonstran Penentang Lockdown
Baca juga: Tak Penuhi Penyediaan Vaksin, Italia Minta Uni Eropa Tindak Tegas Pfizer
Ketika perusuh melemparkan batu, kembang api, dan bom molotov ke polisi dan menjarah toko.
Tidak ada kekerasan seperti itu, tetapi polisi menahan 81 orang di kota pelabuhan itu.
Di sejumlah kota di Belanda, penggemar sepak bola turun ke jalan untuk menjaga ketertiban.
Kepala polisi Willem Woelders mengatakan penggemar bebas mengungkapkan pendapat.
Tetapi, dia menekankan penegakan hukum adalah tugas polisi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/politisi-belanda-anti-islam-geert-wilders.jpg)