Berita Abdya
Serapan Anggaran Desa di Abdya Masih Nol Persen, belum Ada Gampong Usul Pencairan
Dengan demikian, serapan anggaran desa atau DD tahap I tahun 2021 di wilayah sembilan kecamatan di Kabupaten Abdya, hingga Jumat (29/1/2021), masih...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
Pendamping segera mendesak keuchik bersama aparatur, untuk menuntaskan kendala.
Sehingga, dokumen usulan pencairan anggaran DD tahap I tahun 2021 bisa segera diajukan.
Dokumen usulan yang masuk DPMP4 segera diproses untuk dikeluarkan rekomendasi dari ke Kantor Badan Keuangan Kabupaten (BKK) Abdya, selanjutnya diteruskan ke (KPPN) Tapaktuan.
Seperti tahun lalu, pencairan DD di KPPN Tapaktuan, langsung ditransfer ke Rekening Kas Desa (RKD) masing-masing, tidak lagi ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) setempat.
Pencairan dilakukan tiga tahapan, 40 persen, 40 persen, dan 20 persen dari jumlah alokasi anggaran untuk desa bersangkutan.
Baca juga: Tim Jibom Ledakkan Bom Rakitan di Matang Lada
Total Rp 163 miliar
Kepala DPMP4 Abdya, Mussawir melalui Kabid Pemberdayaan Gampong, Arif Zulfahmi lebih lanjut menjelaskan, anggaran desa terdiri atas tiga komponen.
Pertama, Dana Desa (DD) bersumber dari APBN 2021 sebesar Rp 119 miliar lebih.
Kedua, Alokasi Dana Gampong (ADG) bersumber dari APBK Abdya 2021 Rp 43 lebih miliar.
Ketiga, BHPRK (Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Kabupaten) sumber APBK 2021 sebesar Rp 1 miliar lebih.
BHPRK, biasanya cair di penghujung tahun.
Total anggaran desa ketiga komponen tersebut yang akan disalurkan ke 152 desa/gampong tahun ini sekitar Rp 163 miliar.
Ditanya, gampong atau desa tertinggi dan terendah menerima alokasi anggaran desa tahun 2021, Arif Zulfahmi mengak, belum mengetahui secara pasti.
Bila berpedoman tahun 2020 lalu, Gampong Adan, Kecamatan Tangan-Tangan tercatat tertinggi menerima alokasi DD dan ADG.
Sedangkan yang terendah mendapat alokasi DD dan ADG adalah Desa Kuta Paya, Kecamatan Lembah Sabil.
Tentang besaran alokasi DD dan ADG yang diterima desa/gampong, dihitung berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah.
Selain itu, juga termasuk kategori desa tertinggal di Kabupaten Abdya berdasarkan penilaian Kemendes. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penyerahan-bantuan-langsung-tunai-dana-desa-blt-dd-di-abdya.jpg)