Update Corona di Aceh Barat Daya
Vaksinasi Covid-19 di Abdya akan Dilaksanakan Pertengahan Februari, Kasus Baru tak Bertambah
Vaksinasi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) terhadap sasaran penerima di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), paling cepat dilaksanakan...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Sebanyak 86 pasien positif dinyatakan sembuh setelah mereka menjalani rawatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya, beberapa orang diantaranya menjalani isolasi di rumah setelah dirawat di rumah sakit.
Sementara 8 pasien Positif Corona akhirnya meninggal dunia, masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 1 warga Kecamatan Jeumpa, 1 warga Kecamatan Lembah Sabil, dan 1 warga Kecamatan Kuala Batee.
Sementara probable atau pasien bergejala Covid-19 di Kabupaten Abdya, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu, berjumlah 47 orang.
Baca juga: PNA Lhokseumawe Harus Berkoalisi untuk Usung Balon Wali Kota dan Wakilnya, Siapa akan Mereka Usung?
Sebanyak 43 orang diantaranya dinyatakan sembuh karena tidak ditemukan lagi gejala Covid-19 setelah dirawat.
Sedangkan empat pasien probable lainnya meninggal dunia, yaitu satu warga Kecamatan Kuala Batee, satu warga Kecamatan Blangpidie, dan satu warga asal Jakarta Selatan, dan satu warga Kecamatan Susoh.
Data terakhir Suspek di Kabupaten Abdya, sejumlah 202 orang, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu. Tapi, seluruhnya selesai menjalani isolasi di rumah sejak dua bulan lalu.
Vaksinasi
Sebelumnya, Kepala Dinkes Abdya, Safliati menjelaskan, telah menetapkan 15 titik lokasi pelaksanaan suntik vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19.
Ke-15 titik lokasi suntik vaksin Sinovac, terdiri dari 13 lokasi puskesmas tersebar dalam sembilan kecamatan, Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) dan Klinik Kesehatan Polres setempat.
Adapun kapan dimulai pelaksanaan suntik vaksin produksi Sinovac Life Sciences Co Ltd Cina dan PT Bio Farma (Persero) itu, belum diketahui secara pasti hingga sekarang ini.
“Informasi awal, vaksin akan didistribusikan ke Abdya pada pertengahan Februari. Apakah mulai saat itu segera dilakukan vaksinasi terhadap sasaran, sejauh ini belum ada petunjuk untuk itu,” kata Safliati.
“Tempat dosis vaksin tersebut sudah kita siapkan di Dinkes, sebelum didistribusikan ke puskesmas kecamatan-kecamatan,” katanya.
Dinkes Abdya telah mempersiapkan during atau tenaga medis yang akan melaksanakan tugas vaksinasi serta persiapan sasaran atau penerima vaksin Covid-19.
Tenaga kesehatan (nakes) untuk melaksanakan tugas vaksinasi di 13 puskesmas di Kabupaten Abdya, menurut Safliati sudah tersedia satu orang di setiap puskesmas.
Mereka memang telah mengikuti pelatihan imunisasi, disamping tenaga vaksinasi yang ada di Dinkes Abdya, nakes di RSUTP dan Klinik Kesehatan Polres Abdya.
Baca juga: Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tata Tertib Lalu Lintas pada Dua SMA di Banda Aceh