Tenaga Kesehatan tak Boleh Tolak Vaksin
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menegaskan bahwa tenaga kesehatan (nakes) di Aceh, khususnya nakes berstatus aparatur sipil negara (ASN)
Total jumlah tenaga kesehatan yang akan divaksin mencapai 56.450 orang seluruh Aceh. Sedangkan untuk tahap pertama yang meliputi Banda Aceh dan Aceh Besar, keseluruhan ada 8.855 nakes yang akan divaksinasi. Tetapi sayangnya, hingga pekan kedua sejak dimulainya vaksinasi pada 15 Januari kemarin, baru 468 tenaga kesehatan yang sudah divaksin.
Tak rasakan efek samping
Gubernur Nova usai menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 kemarin, mengatakan bahwa dirinya merasa baik-baik saja. Bahkan ia juga tidak merasakan efek negatif apapun sejak menerima suntikan dosis pertama pada 15 Januari 2021 lalu.
Hal yang sama juga dirasakan para pejabat lainnya yang telah disuntik dua pekan lalu. Untuk itu Gubernur berharap masyarakat tidak termakan informasi yang keliru terkait dampak pasca-vaksin.
"Kami yang sudah divaksin ini tidak ada efek sama sekali. Kalau ada berita-berita miring soal vaksinasi ini langsung dikonfirm ke Dinas Kesehatan, ke IDI, bahwa informasi yang benar itu seperti apa," ujar Gubernur.
Gubernur pada kesempatan itu juga menjelaskan kembali bahwa penggunaan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Gubernur berharap, pada gilirannya seluruh masyarakat akan bersedia divaksin sebagai ikhtiar bersama melawan pandemi Covid-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr Iman Murahman, menyebutkan, saat ini jumlah vaksin Sinovac yang tersimpan di gudang Dinas Kesehatan Aceh sebanyak 59.040. Vaksin tersebut akan didistribusikan ke kabupaten/kota pada Senin (1/2/2021).
"Saat ini vaksin yang tersimpan di gudang sebanyak 59.040 vaksin dan direncanakan akan didistribuskan ke kabupaten/kota pada Senin mendatang," kata dr Iman Murahman kepada Serambi kemarin.
Dia mengatakan, vaksin yang akan didistribusi tersebut juga diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang ada di seluruh kabupaten/kota. Saat ini, total vaksin yang sudah didistribuskan hanya untuk Banda Aceh sebanyak 12.760 dosis dan Aceh Besar 5.080 dosis.
Ditanya berapa total nakes yang sudah divaksin, secara data online yang masuk sejak vaksin dosis pertama katanya sebanyak 456 tambah 12 orang. "Itu data dosis pertama yang data online. Yang di luar online ada juga, tapi belum kami input. 456 tambah 12 orang itu nakes di Banda Aceh dan Aceh Besar, sesuai dengan data dosis pertama," ujarnya.
Terkait pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota pada Senin nanti, kata dr Iman Murahman, akan dilakukan pertahap. Tahap pertama dikirim ke wilayah Timur dulu. "Ini karena keterbatasan mobil box. Jadi tahap pertama dikirim dulu ke Timur, nanti balik ke sini baru dikirim ke Barat. Kita targetkan dalam seminggu selesai," pungkas dr Iman.(dan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/a-iriansyah-memeriksa-keseh.jpg)