Indonesia Salip India, Kasus Aktif Covid-19 RI Tertinggi di Asia
Sebelumnya, kasus aktif tertinggi dipegang oleh India, yang kini justru mulai menunjukkan penurunan laju penularan Covid-19.
Kemudian sama seperti Indonesia, India telah memulai program vaksinasi pada 16 Januari 2021, yang menyasar kelompok prioritas tenaga kesehatan.
Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekular Eijkman, Amin Soebandrio peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia mulai Januari 2021 bukan disebabkan masuknya varian baru virus corona, tapi lebih disebabkan karena perilaku manusia.
"Sama waktu (muncul varian) D641G itu, sempat ada kenaikan kasus lalu disimpulkan bukan itu penyebabnya, melainkan karena adanya pergerakan manusia," tutur Amin.
Pada masa liburan akhir tahun 2020, pergerakan manusia meningkat. Banyak warga yang menghabiskan waktu dengan berlibur ke luar daerah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengakui itu dan menyebut kebijakan untuk membatasi pergerakan manusia seharusnya sudah diambil sebelum warga menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru 2021. Berdasarkan data yang ia miliki usai libur panjang, biasanya diikuti lonjakan kasus baru berkisar 30-40 persen.
Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus berusaha untuk menekanan angka kasus aktif serta menghentikan penyebaran virus Corona. Termasuk, dengan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang di lakukan di Pulau Jawa dan Bali.
"Pemerintah berusah optimis dengan berbagai kebijakan yang sedang dilakukan termasuk pembatasan kegiatan di Pulau Jawa Bali," kata Wiku saat dihubungi Tribunnews, Senin (1/2).
Menurut Wiku, pembatasan kegiatan di Jawa-Bali merupakan langkah pemerintah menekan kasus Covid-19 karena kedua pulau tersebut sebagai kontributor kasus aktif terbesar nasional.(tribun network/rin/dit/yud/dod)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vokalis-band-noah-nazril-irham-3.jpg)