Breaking News:

Berita Banda Aceh

Nekat Pesan Sabu-sabu pada Pengedar, Napi Rutan Kajhu Ini Dijemput Petugas Kepolisian

Napi asal Aceh Barat itu terlibat pemesanan sabu-sabu dari FD, seorang pengedar sabu yang saat ini masuk DPO pihak Kepolisian.

FOR SERAMBINEWS.COM
Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh, AKP Raja Harahap. 

Napi asal Aceh Barat itu terlibat pemesanan sabu-sabu dari FD, seorang pengedar sabu yang saat ini masuk DPO pihak Kepolisian.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - FP (27) seorang narapidana yang sedang menjalani hukuman di rumah tahanan negara (Rutan) kelas II B Banda Aceh, di Kajhu diperiksa penyidik Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh.

Pasalnya napi asal Aceh Barat itu terlibat dalam pemesanan sabu-sabu dari FD, seorang pengedar sabu yang saat ini masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak Kepolisian.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Raja Harahap SSos, Selasa (2/2/2021) mengatakan, pemeriksaan terhadap FP berawal dari penangkapan tersangka CO (43), warga Kota Banda Aceh yang menjadi penghubung dalam transaksi sabu-sabu.

Menurut AKP Raja, terungkapnya napi FP, salah seorang pemesan sabu-sabu, berawal dari penangkapan CO pada Kamis (21/1/2021) lalu, di sebuah rumah dalam kawasan Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Baca juga: Petugas Dishub Kota Banda Aceh Bongkar Pagar Pembatas di Garis Sempadan Bangunan

Bersama dengan tersangka CO, petugas menyita sebanyak tujuh paket sabu-sabu seberat 23,47 gram.

"Dari pengembangan dan interogasi yang kami lakukan terhadap tersangka CO, pria tersebut mengatakan bahwa sabu-sebu tersebut pesanan FP, seorang napi yang sedang menjalani hukuman di Rutan Kajhu," kata mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Pidie dan Aceh Timur ini.

Menurut AKP Raja, di dalam pengakuannya CO juga mengaku mendapat tugas dari napi FP untuk mengambil sabu-sabu dari FD di kawasan Lamteuba, Aceh Besar, sebanyak seperempat ons.

Namun, pada saat CO berhasil ditangkap dan personel langsung memburu FD, tersangka sudah duluan kabur dan menghilang hingga akhirnya dimasukkan sebagai DPO Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh.

Baca juga: Ngaku Paspampres dan Pakai Atribut TNI, Seorang Residivis Bawa Kabur Sepmor Warga

Dari keterangan CO yang menyebutkan FP, napi Rutan Kajhu yang memesan sabu-sabu tersebut, petugas langsung bergerak cepat dan membekuk tersangka.

"Dari pemeriksaan terhadap FP, dia menyarankan CO memberikan sabu-sabu itu pada dirinya dengan cara melempar ke dalam melalui dinding samping rutan yang bersebelahan dengan jalan umum.

Syukur upaya CO berhasil kami gagalkan," sebut mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Besar ini.

Selain itu dari keterangan FP, dirinya mengaku mendapatkan nomor kontak FD dari salah seorang narapidana berinisial ARZ yang terjerat kasus sabu-sabu dan saat ini berada di Lapas Meulaboh, Aceh Barat.

Terhadap para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) pasal 114 ayat (2) dari UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun, pungkas AKP Raja.(*)

Baca juga: Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Lapas Narkotika, Modusnya Disembunyikan dalam Lauk untuk Napi

Baca juga: Wanita Nigeria Tidak Dapat Warisan, Awalnya Kaya Jadi Miskin Seusai Ditinggalkan Sang Ayah

Baca juga: Wanita Nigeria Tidak Dapat Warisan, Awalnya Kaya Jadi Miskin Seusai Ditinggalkan Sang Ayah

Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved