Berita Aceh Besar
Lokasi Obyek Wisata Telan Korban, Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Dorong Pemkab Bentuk Penjaga Pantai
Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar untuk membentuk tim penjaga pantai (team baywatch)...
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar untuk membentuk tim penjaga pantai (team baywatch) guna mencegah terjadinya kecelakaan di laut yang sering terjadi di wilayah Aceh Besar.
"Perlu adanya tim baywatch di setiap lokasi obyek wisata di obyek pemandian maupun di pantai,"ujar Muhibuddin alias Ucok Sibreh kepada Serambinews.com, Minggu (7/2/2021).
Dikatakan Politisi Golkar Aceh Besar ini, sudah seharusnya pemerintah harus siapkan anggaran untuk tim penjaga pantai obyek wisata di Aceh Besar.
Karena, Kata Ucok Sibreh, selama ini setiap akhir tahun dan awal tahun pasti ada saja yang menjadi korban tenggelam di kawasan obyek wisata seperti Pantai Lhoknga, Pantai Riting maupun obyek pemandian kawasan Kecamatan Leupung.
Selama ini, menurut Muhibuddin, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum cukup maksimal untuk menangani masalah kecelakaan di Pantai. Ini menurut Ucok Sibreh, karena belum punya skill yang memadai di bidang penyelamatan orang tenggelam di laut dan juga tambah dengan fasilitas pendukung yang kurang memadai.
Lanjut Ucok Sibreh, seandainya di bentuk Tim Penjaga Pantai, mereka diberikan fasilitas-fasilitas untuk penyelamatan orang tenggelam seperti perahu, pelampung, hingga mobil ambulan untuk evakuasi korban yang hanyut untuk secepatnya dapat dibawa ke Rumah Sakit.
Menurut Ucok Sibreh, seharusnya, tim penjaga pantai dari beberapa tahun yang lalu sudah harus disiapkan Pemkab apalagi di Aceh Besar cukup luas potensi obyek wisata yang mayoritas laut lepas dan sungai yang semuanya ini membutuhkan pengawasan dari tim penjaga pantai terhadap wisatawan lokal maupun mancanegara yang berlibur di kawasan Lhoknga dan sekitarnya khususnya pada musim liburan akhir tahun atau liburan anak sekolah.
Ditambahnya, di lokasi obyek wisata bukan saja perlu tim penjaga pantai tetapi juga kebersihan lokasi obyek wisata menjadi faktor utama yang harus bersama-sama untuk dijaga kebersihannya.
Pengunjung tidak boleh membuang sampah di tepi pantai maupun di laut dan juga pengelola obyek wisata juga harus menyediakan.
"Mari kita jaga kebersihan agar obyek wisata kita tidak terkesan jorok," katanya.(*)
• Banjir Luapan Genangi Gampong Ruyung, di Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar
• Besok, Pemko Banda Aceh Vaksinasi Sinovac Covid-19 Massal di RS Meuraxa
• Tim Gabungan Terus Razia Yustisi di Lhokseumawe Hingga 14 Hari, Tak Pakai Masker, Dirapid Test