Berita Langsa
Walikota Tiba di Langsa Langsung Skrining, belum Bisa Divaksin Karena Tekanan Darah Tinggi dan Demam
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa, Rabu (10/2/2021) pagi melakukan pencanangan vaksinasi covid-19 di RSUD Langsa. Wali Kota Langsa, Usman Abdullah..
Penulis: Zubir | Editor: Jalimin
Tetapi juga berdampak besar pada perekonomian, sektor sosial, pariwisata dan pendidikan. Sementara itu, kerentanan penyebaran virus ini dalam masyarakat semakin meningkat.
Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran terhadap penerapan protokol kesehatan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Tanpa intervensi yang cepat dan tepat, akan banyak kasus COVID-19 yang dapat mengakibatkan kematian bagi para penderitanya.
• Syamsuddin, Warga Uteun Gathom Peusangan Selatan Terima Kursi Roda Kiriman dari Medan
Oleh sebab itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan.
"Namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutus mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi," ujar Marzuki Hamid.
Menurutnya, vaksinasi merupakan prosedur untuk memasukkan vaksin ke dalam tubuh guns menstimulasi sistem imun.
Dan akhirnya bisa memproduksi imunitas/kekebalan yang spesifik terhadap suatu penyakit.
Dalam konteks covid-19, imunitas (kekebalan) yang diharapkan yaitu imunitas/kekebalan yang spesifik terhadap covid-19.
Secara lebih luas, vaksinasi covid-19 juga bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19.
Mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.
Dia menambahkan, kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah.
Kekebalan ini juga bermanfaat untuk melindungi kelompok yang tidak termasuk dalam sasaran vaksinasi ataupun kelompok dengan komorbid yang tidak bisa mendapatkan vaksinasi.
Pemerintah telah berupaya menyediakan vaksin yang aman bagi masyarakat. Seperti halnya produk obat, vaksin juga harus melalui uji yang ketat terhadap efikasi dan efektifitasnya.
Meski pada saat darurat dan dibutuhkan dengan cepat, keamanan dan efektifitas vaksin menjadi prioritas utama.
Pengembangan tetap harus melalui tahapan pengembangan yang berlaku internasional yang secara umum terdiri dari tahap praklinik, tahap klinis (fase 1-3) dan penetapan penggunaan vaksin.
• Galeri Investasi UNIKI Bireuen Gelar Pembekalan Bagi Pengurus Baru, Ini Tujuannya