Viral Medsos
Viral Petugas Dinsos Asik Karaoke saat Ada Warga Minta Bantuan Banjir, Disebut Butuh Refresing
Akun Facebook bernama Mamase Eko mengatakan jika ia ditolak diberi bantuan beras dengan alasan harus ada penyerta surat.
SERAMBINEWS.COM - Unggahan warga Pekalongan yang susah mencari bantuan beras saat adanya banjir viral di media sosial.
Akun Facebook bernama Mamase Eko mengatakan jika ia ditolak diberi bantuan beras dengan alasan harus ada penyerta surat.
Saat diserahkan syarat surat yang diperlukan, petugas kembali berdalih jika surat tersebut tidak lengkap karena tak ada cap kelurahan.
Warga korban banjir itu pun kecewa saat ia sedang meminta bantuan dan dipersulit, dua petugas dinsos Pekalongan malah asik karaoke.
Viralnya unggahan Mamase Eko itu kemudian ditanggapi oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Pekalongan Budiyanto.
Kemudian pada Kamis (11/2/2021), Ia menjelaskan peristiwa yang terjadi.
• VIRAL Warga Lakukan Pemotretan Berkubangan di Jalan Rusak Sindir Pemerintah, Ini Faktanya
• Tarmizi Ripan Terpilih Jadi Ketua PWI Aceh Singkil, Ini Pesan Tarmilin Usman dan Bupati Dulmusrid
Dirinya mengatakan, maklum jika ada anak buahnya ada yang melakukan karaoke di kantor dinsos.
Sebab, menurut Budiyanto, secara manusiawi mereka membutuhkan penyegaran (refreshing).
Budiyanto menyebut, petugas itu telah seharian penuh menerjang banjir ke berbagai wilayah Kota Pekalongan untuk mendistribusikan bantuan dan logistik.
"Hal itu semata-mata untuk menghibur diri dan melepas kepenatan. Namun demikian, kalaulah perilaku tersebut dianggap kurang elok, akan kami adakan pembinaan dan tentu itu akan menjadi perhatian utama kami untuk perbaikan ke depannya,” ucap Budiyanto.
Sedangkan untuk bantuan beras seperti yang diceritakan pemilik akun, Budiyanto menyatakan tak semuanya benar.
• Sekda Aceh Singkil & Pejabat Lain Sudah Divaksinasi Covid-19, Begini Pendapat Mereka Seusai Disuntik
• CPNS 2021 - Jumlah Formasi CPNS Belum Bisa Diketahui, Apa Mungkin Pendaftarannya Dimulai April?
Pada Minggu (7/2/2021) skeitar pukul 21.15 WIB, datang 5 orang warga Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, yang salah satunya adalah Ketua RT dan Ketua RW setempat.
Mereka hendak meminta bantuan logistik bagi korban banjir di 4 RT Kelurahan Krapyak.

Saat itu, kata Budiyanto, ketersediaan bantuan untuk penyaluran bantuan bencana banjir pada saat itu memang sangat terbatas dan menipis bahkan relatif kosong.
Ketika itu, sudah diserahkan beras sebanyak 25 kilogram, 2 dus mie instan, dan 3 liter minyak goreng.