Selasa, 16 Juni 2026

Niat dan Keistimewaan Puasa di Bulan Rajab

Besok, Sabtu (13/2/2021) umat muslim akan memasuki bulan Rajab 1442 Hijriah. Niat Puasa dan Keistimewaan Puasa di Bulan Rajab

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Muslimvillage.com
Puasa di Bulan Rajab - Umat Islam akan memasuki bulan Rajab, Sabtu (12/2/2021). Pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa. Ini bacaan niat dan keutamaannya. 

SERAMBINEWS.COM - Besok, Sabtu (13/2/2021) umat muslim akan memasuki bulan Rajab 1442 Hijriah.

Menurut perhitungan kalender Hijriah, awal bulan Rajab 1442 H akan jatuh pada Sabtu (13/2/2021).

Biasanya, sebagian umat muslim ada yang mengisi waktunya di bulan Rajab dengan mengerjakan puasa sunnah.

Sebagaimana telah diketahui, bulan Rajab merupakan satu diantara 4 golongan bulan haram atau mulia.

Mengenai bulan-bulan haram ini, Allah Swt. telah berfirman dalam Qs. At-Taubah ayat 36 sebagai berikut.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya:

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

Niat Puasa Rajab, Puasa Sunnah yang Sering Dianggap Bidah Meski Tidak Ada Ulama Salaf Menyebut Sesat

Penjelasan mengenai keempat bulan ini juga dijelaskan dalam hadist:

عَنْ أَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا ، أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ، ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ 

Dari Abu Bakrah, dari Rasulullah Saw, “Sesungguhnya zaman itu beredar seperti bentuknya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu dua belas bulan. Empat diantaranya adalah bulan haram (mulia). Tiga bulan berturut-turut; Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. Dan Rajab Mudharr yang terletak antara Jumada (akhir) dan Sya’ban”. (HR. Al-Bukhari).

Di bulan-bulan ini, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadahnya.

Salah satu bentuk amal ibadah yang bisa dikerjakan ialah dengan berpuasa.

VIDEO - Bocah Kumandangkan Azan di Liang Kubur Ayah Viral, Cita-cita Jadi Ulama

Hukum Puasa di Bulan Rajab

Ustadz Abdul Somad dalam tulisan di blognya, somadmorocco.blogspot.com, telah mengupas beberapa dalil terkait dengan persoalan tentang Bulan Rajab.

Salah satunya ialah membahas mengenai Puasa di Bulan Rajab.

Lewat tulisan itu, Ustad Abdul Somad alias UAS menyampaikan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut.

عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ عَنْ صَوْمِ رَجَبٍ وَنَحْنُ يَوْمَئِذٍ فِي رَجَبٍ فَقَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ

Artinya :

"Utsman bin Hakim al-Anshari berkata, “Saya bertanya kepada Sa’id bin Jubair tentang puasa di bulan Rajab, kami pada saat itu berada di bulan Rajab”. Ia menjawab, “Saya telah mendengar Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah Saw melaksanakan puasa hingga kami mengatakan ia tidak berbuka, dan Rasulullah Saw berbuka hingga kami mengatakan Rasulullah Saw tidak puasa”. (Hadist riwayat Imam Muslim).

Euforia Hari Pers Nasional 2021 dan Belum Terungkapnya Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan

Menurut Imam an-Nawawi, tulis UAS, pada zahirnya, maksud Sa’id bin Jubair berdalil dengan hadits tersebut bahwa tidak ada larangan dan anjuran untuk berpuasa di bulan Rajab.

"Hukum puasa di bulan Rajab sama seperti puasa di bulan-bulan lain. Tidak ada hadits tentang puasa bulan Rajab, hadist melarang atau pun menganjurkan," tulis UAS menjelaskan pendapat Imam an-Nawawi, sebagaimana dikutip dalam tulisannya berjudul 'Puasa Bulan Rajab' tertanggal 19 April 2015.

Akan tetapi, hukum asal berpuasa itu dianjurkan dalam kitab Sunan Abi Daud, bahwa Rasulullah Saw menganjurkan puasa di bulan-bulan haram atau mulia.

Sementara bulan Rajab adalah salah satu dari bulan haram atau mulia. 

Di bulan-bulan haram ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal shaleh.

Ini Keutamaan Berpuasa di Bulan Rajab, Termasuk Puasa Ayyamul Bidh & Amalan Sunnah yang Dianjurkan

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim diatas, menunjukkan makna bahwa Rasulullah Saw sering melaksanakan puasa di bulan Rajab, hingga mereka menyangka Rasulullah Saw tidak puasa, ternyata Rasulullah Saw sedang berpuasa.

Sebaliknya, mereka menyangka Rasulullah Saw sedang berpuasa, ternyata Rasulullah Saw sedang tidak berpuasa.

Berdasarkan keterangan dari dalil-dalil tersebut, UAS memberikan kesimpulan akhir bahwa tidak ada dalil secara khusus untuk melaksanakan puasa di bulan Rajab.

Tapi jika ada yang puasa di bulan Rajab secara umum, maka hal itu baik, karena ada hadits umumnya.

Niat Puasa di Bulan Rajab

Berikut niat puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghodin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta'alaa

Artinya : Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunnah karena Allah Ta'ala.

Polda Aceh Segera Tetapkan Tersangka Proyek Pengadaan Sapi di Dinas Peternakan Aceh

Menurut Ustadz Masrul Aidi, Lc, Pimpinan dari Pondok Pesantren Babul Maghfirah Aceh Besar, tidak ada niat secara khusus untuk Puasa Sunnah di Bulan Rajab.

Hal ini berkaitan dengan tidak ada anjuran khusus untuk mengamalkan puasa sunnah di Bulan Rajab.

Diantara keempat bulan haram, yaitu ZulQaidah, Zul Hijjah, Muharram dan Rajab, hanya ada 2 bulan yang memiliki sunnah khusus.

"Dari 4 bulan tersebut (bulan haram), hanya 2 bulan yang ada pada sunnah khusus, yaitu Zul Hijjah dengan puasa sunnah Arafah dan Tarwiyah, dan bulan Muharram dengan puasa Asyura dan Tasu'a," papar Ustad Masrul kepada Serambinews.com, Kamis (11/2/2021).

Sedangkan bulan Rajab dan Zul Qaidah, tidak ada pada sunnah khusus.

Kendati demikian, jelas Ustadz Masrul, bulan Rajab tetaplah satu diantara 4 bulan istimewa dalam Islam.

Kisah Cinta Pemuda Jambi Dengan Gadis Turki, Terbang ke Istanbul Sendirian Demi Lamar Pujaan Hati

Melaksanakan puasa atau ibadah lainnya di bulan haram memiliki fadhilah atau kemulian yang tinggi.

Oleh sebab itu, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah di bulan ini, salah satunya dengan berpuasa.

Namun, Ustad Masrul menggaris bawahi bahwa tidak ada yang namanya puasa Sunnah Rajab dengan niat puasa Rajab.

"Yang ada adalah puasa sunnah yang dilakukan di bulan Rajab," kata Ustad Masrul.

Maksudnya, di bulan Rajab umat muslim misalnya mengerjakan puasa sunnah, seperti Puasa Senin Kamis, Puasa Putih (puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 13,14 dan 15 di setiap bulan Hijriyah) atau puasa lainnya.

"Niatnya tergantung pada sunnah yang dikerjakan. Boleh jadi puasa sunnah Senin Kamis, puasa putih, atau yang lainnya," sambungnya.

Dengan kata lain, niat Puasa Rajab tidak harus melafadzkan 'Sahaja aku puasa....' , layaknya puasa sunnah atau wajib yang memiliki lafal khusus.

Mulailah Tidur Tanpa Menggunakan Pakaian Dalam Malam Ini, Dokter Ungkap Kesehatan yang Luar Biasa

Akan tetapi, diniatkan sesuai dengan puasa sunnah (misal puasa Senin Kamis) yang ingin ditunaikan.

Keistimewaan Puasa di Bulan Rajab

Berikut enam keistimewaan puasa di Bulan Rajab sebagaimana dikutip dari kudus.kemenag.go.id:

- Melaksanakan puasa sebulan

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan."

"Bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu neraka jahanam."

"Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga."

"Dan apabila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya. (HR.At-Thabrani)

- Mencatat amalnya selama 60 bulan

Rasulullah SAW bersabda, "barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan." (Abu Hurairah)

- Apabila puasa selama 7 hari pada bulan Rajab, maka akan menutup pintu neraka baginya.

- Apabila puasa selama 8 hari pada bulan Raja, maka akan membuka 8 pintu surga untuknya.

Wafat Para Ulama Sebagai Tanda Kiamat Sudah Semakin Dekat ? Berikut Penjelasan Ustadz Abdul Somad

- Apabila puasa selama 10 hari pada bulan Rajab, maka akan menghapus dosa dosanya dan diganti dengan kebaikan

- Apabila puasa sehari pada bulan Rajab maka akan mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab di surga.

Rasanya manis melebihi madu.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut.". (Serambinews.com/Yeni Hardika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved