Breaking News:

Internasional

Pemimpin Kudeta Militer Myanmar Minta Warga Bergandengan Tangan dengan Tentara, Bangun Demokrasi

Pemimpin kudeta militer Myanmar meminta warganya untuk kembali bergandengan tangan dengan tentara dalam menegakkan demokrasi.

Editor: M Nur Pakar
STR/AFP
Tentara berjaga di jalan yang diblokade menuju parlemen Myanmar di Naypyidaw, Senin 1 Februari 2021, setelah militer menahan pemimpin de facto negara itu Aung San Suu Kyi dan presiden negara itu dalam sebuah kudeta. 

SERAMBINEWS.COM, YANGON - Pemimpin kudeta militer Myanmar meminta warganya untuk kembali bergandengan tangan dengan tentara dalam menegakkan demokrasi.

Dia menggunakan hari libur Union Day pada Jumat (12/2/2021) untuk mereka yang menginginkan demokrasi.

Permintaan yang kemungkinan akan disambut dengan cemoohan oleh demonstran Myanmar yang mendorong pembebasan dari penahanan pemimpin terpilih negara mereka.

“Saya dengan serius akan mendesak seluruh bangsa untuk bergandengan tangan dengan Tatmadaw untuk keberhasilan realisasi demokrasi,” kata Jenderal Senior Min Aung Hlaing menggunakan istilah lokal untuk militer.

AS Akan Menjatuhkan Sanksi Kepada Pemimpin Militer Myanmar dan Anggota Keluarganya

“Pelajaran sejarah telah mengajarkan kita bahwa hanya persatuan nasional yang dapat memastikan non-disintegrasi Persatuan dan pelestarian kedaulatan,” tambahnya.

Dilansir AP, selain pesan komandan militer yang diterbitkan Jumat di surat kabar Global New Light of Myanmar, junta baru juga mengumumkan akan menandai Hari Persatuan.

Dengan membebaskan ribuan tahanan dan mengurangi hukuman narapidana lainnya.

Kudeta 1 Februari 2021 oleh Min Aung Hlaing menggulingkan pemerintah sipil pemenang Nobel Aung San Suu Kyi.

Bahkan, mencegah anggota parlemen yang baru terpilih untuk membuka sesi baru Parlemen.

Jutaan Rakyat Myanmar Berani Turun ke Jalan Protes Aksi Kudeta, Penguasa Militer Tak Menyangka

Ini membalik hampir satu dekade kemajuan menuju demokrasi setelah 50 tahun pemerintahan militer.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved