Breaking News:

Otomotif

Insentif Pajak Pemerintah Tidak Terlalu Berdampak Terhadap Harga Mobil Bekas

Harga mobil bekas tampaknya tidak akan berdampak luas terhadap keluarnya insentif pajak dari pemerintah.

Editor: M Nur Pakar
KOMPAS.com
Showroom mobil bekas di Mangga Dua, Jakarta 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Harga mobil bekas tampaknya tidak akan berdampak luas terhadap keluarnya insentif pajak dari pemerintah.

Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil baru telah dibebaskan.

Regulasi ini efektif berlaku pada Maret 2021.

Adanya aturanya tersebut diprediksi akan menjadi bola panas pada segmen mobil bekas.

Sebab, otomatis akan memberikan dampak pada penurunan harga.

Menjawab isu tersebut, Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan, sebenarnya imbas ke mobil bekas baru akan terlihat dari kebijakan harga yang dikeluarkan Agen Tunggal Pemegang Merek ( ATPM).

Polda Tangkap Pemilik Showroom Mobil Bekas di Banda Aceh, Tipu Pelanggan Sampai 1 Miliar

"Dampaknya ke mobil bekas itu nanti lebih dari ATPM, bukan dari regulasi pemerintah," katanya.

Artinya, apakah dengan regulasi ini ATPM akan mengambil kesempatan untuk merubah struktur harga produk barunya atau tidak," ujar Fischer saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/2/2021).

Menurut Fischer, bila ternyata ATPM menurunkan harga mobil baru pada Maret nanti maka banderol mobil bekas juga akan ikut turun menyesuaikan besarannya.

Namun demikian, perlu diketahui tidak semua model mobil bekas akan langsung terjun bebas harganya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved