Breaking News:

Berita Abdya

Aduh! Dua Petugas RSUTP Abdya Pingsan Usai Disuntik Vaksin Sinovac & Dirawat di IGD, Ini Penyebabnya

Dua orang petugas Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Aceh Barat Daya (RSUTP Abdya) dikabarkan pingsan setelah disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT bersama unsur Forkopimda disuntik Vaksin Sinovac dalam acara pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Blangpidie Abdya, Rabu (10/2/2021). 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dua orang petugas Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Aceh Barat Daya (RSUTP Abdya) dikabarkan pingsan setelah disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Senin (15/2/2021), menyebutkan, dua orang petugas yang kabarnya seorang berjenis kelamin laki-laki dan seorang lagi perempuan itu, sempat dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUTP Abdya, beberapa jam setelah divaksin.

Namun begitu, saat ini kondisi kedua petugas yang bekerja di ruang rawat inap itu sudah membaik dan masuk kerja kembali.

Direktur RSUTP Abdya, dr Ismail Muhammad, SpB saat dihubungi Serambinews.com, Senin (15/2/2021), membantah ada petugas RSUTP yang pingsan seusai disuntik Vaksin Sinovac, Minggu (14/2/2021) kemarin.

“Bukan pingsan tapi pusing dan mual, dan sekarang kondisinya sudah membaik dan masuk kerja,” jelas RSUTP Abdya, dr Ismail Muhammad, SpB.

Baca juga: Kadisdik Aceh Jadikan SMK Sebagai Pusat Industri

Baca juga: Kadinsos Undang Mahasiswa yang Foto bersama Ibunya Saat Wisuda Viral di Medsos, Ini yang Ditawarkan

Baca juga: VIDEO Kek Burhan Tertipu Puluhan Juta oleh Sindikat Penjual Madu Palsu di Aceh Timur

Hasil laporan yang diterima, terang Ismuha--sapaan akrab dr Ismail Muhammad, petugas yang pusing dan mual seusai divaksin tersebut karena faktor kelelahan dan belum makan siang.

“Jadi, saya melihat itu hanya faktor belum makan siang dan kelelahan, serta psikis sang petugas saja, bukan pengaruh obat vaksin, terbukti 600 petugas lain aman-aman saja,” terang dokter spesialis bedah tersebut.

Menurut Ismail, memang setelah proses vaksinasi akan ada timbul efek samping seperti psikis akibat ketakutan, dan mual-mual, bahkan sampai ada yang muntah.

"Jadi, meskipun hasil screening tenaga medis bisa divaksin, tetapi apabila psikisnya lemah, bisa jadi itu pemicu mereka mengalami pingsan,” papar dia.

“Apalagi jika ditambah terlalu lelah masuk piket, bisa saja membuat kita pusing dan mual," terangnya.

Baca juga: FOTO - Kondisi Terkini Fukushima Jepang, Setelah Diguncang Gempa Berkekuatan 7.1 Magnitudo

Baca juga: Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA Diamanahkan Tiga Tugas Pokok Utama

Baca juga: Disimpan di KPPN, Anggaran BLT Dana Desa tidak Bisa Diusik Datok Penghulu

Meski begitu, tutur Ismail, sampai hari ini masih ada tenaga medis yang menjalani vaksinasi Covid-19 di Aula Syahminan RSUTP Abdya.

"Jadi, sampai saat ini vaksinasi ini masih berjalan dan tak perlu takut,” pungkas Direktur RSUTP Abdya, dr Ismail Muhammad, SpB.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved