Seleb
Begini Kronologi Kesehatan Kak Seto hingga Didiagnosis Kanker Prostat
Dan setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan ternyata saya didiagnosa mengidap kanker prostat," ungkap Kak Seto di-caption Instagramnya.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Psikolog anak, Seto Mulyadi alias Kak Seto, baru-baru ini mengungkapkan dirinya telah didiagnosis kanker prostat.
Lewat akun Instagram-nya, Kak Seto mengunggah foto tengah terbaring di tempat tidur rumah sakit.
Ia mengungkapkan kondisi kesehatannya beberapa minggu terakhir ini.
"Beberapa Minggu belakangan ini kondisi kesehatan saya memang menurun.
Dan setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan ternyata saya didiagnosa mengidap kanker prostat," ungkap Kak Seto di-caption, dikutip dari akun @kaksetosahabatanak, Sabtu (13/2/2021).
Kak Seto menuturkan keadaan ini cukup mengejutkan untuknya dan keluarga.
Baca juga: Miris! Kondisi Kesehatannya kian Menurun, Kak Seto Didiagnosa Kanker Prostat
Namun, apapun yang terjadi ia tetap menghadapinya dengan penuh rasa syukur, ikhlas dan tabah.
Seperti diketahui, Kak Seto telah menjalani biopsi pada 13 Februari lalu, yakni pengambilan jaringan tubuh untuk mengetahui seseorang mengalami kanker atau tidak.
Terakhir, Kak Seto meminta doa dari masyarakat.
"Mohon doa sahabat-sahabat semua ya, semoga hasilnya yang terbaik sehingga saya dapat terus melanjutkan pengabdian terbaik saya bagi anak-anak di seluruh Tanah Air. Aamiin YRA," pungkasnya.
Kronologi
Berawal dari bulan Februari lalu, Kak Seto sudah merasakan kondisi kesehatannya semakin menurun.
Meski menjalani pola hidup yang sehat, ia pun tak menyangka jika kondisinya itu semakin melemah hingga didiagnosis kanker prostat.
Sebelum didiagnosis, Kak Seto sempat merasakan dirinya letih dengan kondisi badan panas tinggi.
Baca juga: Belajar dari Kak Seto, Ini 13 Obat Alami untuk Masalah Prostat Pada Pria
Pada saat itu pula, Kak Seto mendapat tawaran untuk menemani Menteri Tri Rismaharini, dalam rangka kunjungan ke Mamuju bersama Kementrian Sosial untuk meninjau lokasi bencana.
Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Kak Seto lantaran kondisi kesehatannya semakin memburuk.
"Awalnya sekitar Februari lalu, saya yang selama ini merasa cukup fit, cukup sehat, cukup bugar, karena saya menjaga kesehatan saya dengan makan teratur, istirahat teratur, olahraga, tetap berkarya dan seterusnya.
Baca juga: Tiga Pemuda di Bener Meriah Diduga Gilir Anak Gadis 14 Tahun dalam Mobil dan Gubuk
Tapi kenapa saya tiba tiba seperti ambruk, badan panas agak tinggi, meriang dan kemudian seperti tidak produktif sehingga pada malam hari itu saya mendapatkan telpon dari Kemensos ditugaskan mengikuti perjalanan menteri ibu Kemensos, ibu Risma.
Dalam perjalanan ke Mamuju untuk menghibur dan memotivasi anak anak korban bencana di sana, saya memohon izin karena kondisi saya semakin berat pada saat itu," ungkap Kak Seto seperti dikutip Serambinews.com dari kanal YouTube, siKomo x SiKopat, Selasa (16/2/2021).
Dua hari berselang, kondisi kesehatan Kak Seto semakin menurun hingga akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi di rumah sakit.
Baca juga: Kak Seto Idap Kanker Prostat, Kenali Cara Pencegahan Hanya dengan Konsumsi Buah Ini
Pria kelahiran 28 Agustus 1951 itu kemudian menjalani tes pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui pertumbuhan sel kanker prostat.
Hasil laboratorium menunjukkan angka perbandingan yang sangat tinggi.
"Satu dua hari kemudian terasa juga semakin tidak nyaman, akhirnya saya putuskan utk ke RS berkonsultasi, kemudian melakukan pemeriksaan laboratorium tes PSA prostat spesifik antigen, ternyata hasil dari tes itu angkanya cukup mengejutkan, kata dokter angka maksimal adalah 4, ini tiba-tiba angkanya 46 luar biasa sekali," lanjut Kak Seto.
Baca juga: Polisi Meninggal Usai Kecelakaan sampai Masuk Parit, Tinggalkan Istri dan 4 Anak Termasuk Bayi
Untuk memastikan lagi apakah adanya sel kanker, Kak Seto menjalani pemeriksaan kedua yakni Magnetic resonance imaging, dan ternyata hasilnya menunjukkan hal yang sama seperti sebelumnya.
Setelah dua kali pemeriksaan dengan menunjukkan hasil yang sama, akhirnya Kak Seto menjalani biopsi untuk pemeriksaaan lebih mendalam.
"Jadi akhirnya, diputuskan untuk melakukan MRI, Magnetic resonance imaging untuk mengetahui lebih dalam lagi dari prostat saya ternyata angkanya cukup tinggi dan akhirnya dilakukan biopsi yaitu pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium lebih mendalam," tutur Kak Seto.
Baca juga: Lama Tak Muncul, Ternyata Kak Seto Idap Kanker Prostat, Dibiopsi untuk Diketahui Jinak atau Ganas
Pada saat menjalani operasi biopsi pada 13 Februari, Kak Seto mengungkapkan jika dirinya dibius total.
Adapun untuk hasil biopsi akan diketahui lima hingga tujuh hari ke depan.
Sembari menunggu hasil biopsi apakah menunjukkan adanya pertumbuhan sel kanker di prostat, Kak Seto turut meminta doa agar hasilnya tetap yang terbaik untuk kesehatannya.
"Hasil dari biopsi ini diketahui sampe 5-7 hari kemdepan untuk diketahui apakah ada unsur kanker di dalamnya, jadi untuk itu saya mohon doa restu dari sahabat semua, semoga hasilnya yang terbaik untuk kesehatan saya," ungkap Kak Seto. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: Viral Tulisan Tangan Sangat Rapi Milik Siswa SMA di Cilacap, Netizen Berkomentar Heran
Baca juga: Sebelum Rumah Didobrak dan Ditemukan Dua Mayat, Ternyata Pintu Tergembok dari Luar
Baca juga: Mayat Ibu dan Anak Ditemukan di Simpang Jernih, Korban Dikenal Baik dengan Masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kak-seto-usai-biopsi-kanker-prostat.jpg)