Breaking News:

Berita Kutaraja

Ini Pengirim Papan Bunga Ucapan Selamat Aceh Provinsi Termiskin Berjejer di Depan Kantor Gubernur

Sepuluh papan bunga itu ternyata berisikan sindirian selamat dan sukses kepada Pemerintah Aceh atas 'prestasi' provinsi termiskin se-Sumatera.

KOMPAS.COM/TEUKU UMAR
Papan bunga ucapan selamat kepada Pemerintah Aceh sebagai bentuk sindiran kegagalan Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan di Aceh tertinggi di Sumatera sejak beberapa tahun terakhir ini. Papan bunga terpasang sejak Rabu (17/02/2021) di depan kantor Gubernur Aceh sepanjang Jalan Teuku Nyak Arief. 

Selain itu ada juga, papan bunga bertuliskan "Selamat kepada Pemerintah Aceh Atas Prestasi Provinsi Termiskin se-Sumatera". Di bawah tertulis nama pengurus "Ex Pengsuih".

Baca juga: TVS Luncurkan Ntorq SuperSquad Edition, Livery Karakter Marvel

Baca juga: Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar Teken Komitmen Tak akan Korupsi

Baca juga: VIDEO - Masjid Jadi Tempat Berlindung Saat Musim Dingin Ekstrim di Prancis

Usut punya usut, sepuluh papan bunga tersebut dikirim oleh Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO), Syakya Meirizal, salah satu aktivis dan pegiat media sosial di Aceh.

Kepada Serambinews.com, Syakya Meirizal mengakui, bahwa papan bunga itu dikirim olehnya, tapi tidak atas nama MPO. "Bukan atas nama MPO tapi saya (pribadi) dan beberapa teman," kata Syakya.

Dia menyebutkan, papan bunga itu adalah bentuk kritik sosial yang dia sampaikan kepada Pemerintah Aceh atas rilis angka kemiskinan di Aceh.

"Itu kritik sosial, itu bagian dari hak konstitusi dan hak demokrasi warga negara untuk menyampaikan pendapat di depan umum. Caranya tidak melalui orasi tapi dengan media papan bunga," jelasnya.

Syakya pun menyatakan, ketika rilis data BPS pada Maret 2020 yang menempatkan Aceh turun satu peringkat dengan penduduk termiskin, Pemerintah Aceh saat itu memasang baliho dan menyampaikan itu kepada masyarakat.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Terbakar Dalam Warung, Suami Terobos Kobaran Api Meninggal Bersama Anak Istri

Baca juga: Sempat Menghilang dan Disangka Sudah Dieksekusi, Istri Kim Jong Un Ternyata Masih Hidup

Baca juga: Honda Bergaya Scramber CB350RS Resmi Meluncur

"Nah hari ini, ketika tidak bisa mempertahankan itu, ya kita kritik," tukasnya.

Dia juga menyebutkan, sebenarnya survei BPS pada Maret 2020 saat itu, sebenarnya Aceh bukan berhasil menurunkan angka kemiskinan.

"Kalau kita baca data yang Maret itu, jumlah angka kemiskinan sebenarnya bertambah 5 ribu. Kenapa saat itu peringkat turun, karena angka kemiskinan di Bengkulu naik lebih tinggi dari Aceh. Jadi bukan angka kemiskinannya turun tapi peringkatnya yang turun," pungkas Syakya.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved