Breaking News:

Properti

BPN Endus Tuan Tanah Bersembunyi di Balik Nominee Sopir dan ART, Haknya Terancam Hilang

Pemerintah mulai mengendus para tuan tanah yang memborong lahan dengan nama sopir atau asisten rumah tangga (ART).

KOMPAS.com
Warga memperlihatkan sertifikat di Kantor BPN 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mulai mengendus para tuan tanah yang memborong lahan dengan nama sopir atau asisten rumah tangga (ART).

Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Teuku Taufiqulhadi mengaku banyak tanah yang dikuasai bukan atas nama pemiliknya atau nominee.

"Sekarang banyak sekali sertifikat nominee atau penguasaan tanah melalui pinjam nama orang lain," kata Taufiqulhadi dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (18/02/2021).

Menurutnya, sertifikat tanah nominee itu dimiliki atas nama rekanan atau bahkan asisten rumah tangga (ART) dan sopir pribadi.

Baca juga: Sertifikat Elektronik, Bersatu ke Sistem Elektronik, Pemilik Dapat Mengakses Data

Baca juga: BPN Tidak Akan Menarik Sertifikat Fisik, Tunggu Sampai Transformasi Digital Tuntas

Baca juga: Transformasi Digital, BPN Segera Terbitkan Sertifikat Elektronik

Di sinilah peran sertifkat elektronik yang dapat menjadi solusi bagi sejumlah masalah pertanahan.

Dengan diterapkannya sertifikat elektronik maka akan menjadi ancaman bagi pemilik tanah nominee.

"Tanah nominee itu akan benar-benar jatuh ke tangan ART atau sopirnya, kalau masih bersembunyi dengan cara nominee ini," ujar dia.

Perlu diketahui, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertipikat Elektronik.

Sertifikat elektronik ini merupakan bagian dari program digitalisasi pelayanan pertanahan Kementerian ATR/BPN.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPN Sebut Banyak Penguasa Tanah Bersembunyi di Balik Nominee Sopir dan ART"

Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved