Warga Aceh Meninggal di Malaysia
Jenazah Nawan Meninggal di Malaysia Dikebumikan di Manggeng Abdya, Suasana Haru Sangat Mendalam
Mobil ambulans yang membawa jenazah almarhum Deri Safri Irmawan alias Nawan (33), memasuki halaman rumah duka di Gampomng Ujong Padang Manggeng...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Mobil ambulans yang membawa jenazah almarhum Deri Safri Irmawan alias Nawan (33), memasuki halaman rumah duka di Gampomng Ujong Padang Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (21/2/2021) pagi.
Nawan, meninggal dunia secara mendadak di tempat tunggu transportasi Grab di kawasan Sitiawan, Negeri Perak, Malaysia pada Kamis (11/2/2021) petang, pekan lalu.
Jenazah ayah dua putri yang masih kecil ini ditempatkan selama delapan hari Hospital Seri Manjung, Ipoh, Perak, Malaysia.
Jenazah almarhum baru bisa dipulangkan ke Indonesia, Jumat (19/2/2021) siang. Diterbangkan dari Kuala Lumpur Airport Malaysia ke Bandara Internasional Sukarno Hatta, Jakarta.
Lalu, Sabtu (20/2/2021) sore, jenazah Deri Safri Irmawan diterbangkan lagi menuju Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Di sini, sudah ditunggu mobil ambulans Puskesmas Manggeng yang dikirim Pemkab Abdya untuk membawa pulang jenazah yang sudah dikemas dalam peti itu ke Gampong Ujong Padang, Manggeng.
Mobil ambulans Puskesmas Manggeng bergerak dari Bandara Kualanamu sekira, Sabtu sore sekitar pukul 17.05 WIB, tiba di Gampong Ujong Padang, Manggeng, Minggu (21/2/2021) pagi.
Baca juga: Pendaftaran Pemilihan Putera-Puteri Kebudayaan Nusantara Aceh Gelombang I Berakhir
Baca juga: Sumpah Demi Allah, Nissa Sabyan Bantah Berselingkuh dengan Ayus, Begini Pengakuan Sang Ayah
“Tiba di rumah duka di Ujong Padang sekira pukul 7.00 WIB padi tadi,” kata Sopir Puskesmas Manggeng, Amrizal kepada Serambinews.com. Hal yang sama juga dijelaskan salah seorang anggota keluarga dari almarhum Nawan, Rudi Salam.
Kepulangan Deri Safri Irmawan dalam kondisi sudah menjadi mayat, disambut haru para anggota keluarga. Terlebih lagi, jenazah baru tiba di rumah duka setelah 10 hari meninggal dunia di Malaysia.
Sang ibu almarhum Nawan, Juwana (57) tampak lemas dan menangis menyambut jenazah saat dibawa masuk ke dalam rumah. Dua anak perempuan almarhum yang berumur sekitar 5 dan 4 tahun juga sangat sedih sehingga mengundang kesedihan pihak pelayat.
Dua anak perempuan dari almarhum, menurut Rudi Salam, baru tiba di Desa Gampong Ujong Padang, Manggeng empat hari lalu, bersama neneknya dari Kota Cane, Aceh Tenggara.
Selama ini, dua anak perempuan yang masih kecil itu memang dititip pada mertua Nawan di Kota Cane, sementara Nawan bersama istrinya, Susanti merantau untuk bekerja di Malaysia.
Sedangkan Santi, nama panggilan Susanti pada Sabtu (20/2/2021) siang, terbang dengan pesawat dari Pinang, Malysia menuju Bandara Kualanamu. Karena ketibaan hampir bersamaan, Santi langsung bergabung dengan mobil ambulans yang membawa jenazah suaminya menuju Gampong Ujong Padang, Manggeng.
Salah seorang anggota keluarga almarhum Nawan, Rudi Salam kepada Serambinews.com menjelaskan, jenazah almarhum shalatkan di Masjid Babussalam, Gampong Ujong Padang. Bertindak sebagai imam, Tgk Muhammad Amin, diikuti puluhan jamaah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-aceh-meninggal-di-malaysia-19.jpg)