Breaking News:

Luar Negeri

9 Wanita Ditangkap, Diduga Hendak Ledakkan Bom, Sebagian Besar Janda Milisi Abu Sayyaf

Sebanyak sembilan wanita diduga hendak meledakkan bom yang menargetkan militer Filipina.

AFP/MARK NAVALES
Dalam foto yang diambil pada September 2016 ini terlihat beberapa prajurit AD Filipina bersiaga di dekat kendaraan lapis baja di sebuah kamp militer di Jolo, prosvinsi Sulu, di pulau Mindanao, yang menjadi basis kelompok militan Abu Sayyaf. 

SERAMBINEWS.COM, MANILA – Sebanyak sembilan wanita diduga hendak meledakkan bom yang menargetkan militer Filipina.

Beruntungnya, kesembilan wanita tersebut berhasil diriungkus aparat keamanan Filipina sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (23/2/2021).

Kesembilan wanita tersebut berhasil diringkus setelah aparat keamanan melakukan penggerebekan di beberapa rumah di Pulau Jolo, Filipina.

Pulau Jolo sendiri merupakan salah satu basis dari kelompok Abu Sayyaf yang terkait dengan ISIS.

Penggerebekan dan penangkapan tersebut disampaikan oleh Mayor Jenderal William Gonzales pada Selasa.

Selain menangkap sembilan wanita tersebut, aparat keamanan Filipina juga menyita peralatan pembuat bom.

Sebagian besar wanita yang ditangkap aparat adalah putri atau janda dari milisi kelompok Abu Sayyaf yang terbunuh.

"Ini adalah gerakan putus asa dari para teroris yang tersisa.

Mereka bersedia mengorbankan keluarga mereka hanya untuk membalas pasukan pemerintah," kata Gonzales.

Letnan Satu Jerrica Manongdo mengatakan kepada AFP, para wanita itu terpantau memberikan dukungan keuangan atau logistik kepada kerabat mereka di dalam kelompok Abu Sayyaf.

Halaman
12
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved