Breaking News:

Luar Negeri

9 Wanita Ditangkap, Diduga Hendak Ledakkan Bom, Sebagian Besar Janda Milisi Abu Sayyaf

Sebanyak sembilan wanita diduga hendak meledakkan bom yang menargetkan militer Filipina.

AFP/MARK NAVALES
Dalam foto yang diambil pada September 2016 ini terlihat beberapa prajurit AD Filipina bersiaga di dekat kendaraan lapis baja di sebuah kamp militer di Jolo, prosvinsi Sulu, di pulau Mindanao, yang menjadi basis kelompok militan Abu Sayyaf. 

Kesembilan wanita tersebut diduga berencana menyerang tentara dengan bom rakitan.

Tiga dari wanita yang ditahan tersebut adalah putri almarhum pentolan kelompok Abu Sayyaf, Hatib Hajan Sawadjaan.

Hajan dituduh merencanakan serangan mematikan di Katedral Jolo pada 2019 yang menewaskan 21 orang.

Penangkapan tersebut terjadi berselang enam bulan setelah sepasang wanita pelaku bom bunuh diri, salah satunya orang Indonesia, meledakkan diri di Jolo.

Serangan bom bunuh diri mematikan tersebut menewaskan 15 orang dan melukai 74 lainnya.

Seragan itu juga dianggap sebagai serangan bom bunuh diri paling mematikan sepanjang 2020 di Filipina.

Kelompok Abu Sayyaf sendiri masuk ke dalam daftar kelompok organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS).

Kelompok ini selain melancarkan serangan teror dan bom bunuh diri, juga melancarkan penculikan terhadap orang asing.

Baca juga: Detik-detik Jokowi Dikerumuni Warga NTT hingga Motor Paspampres Ambruk, Ini Tanggapan Istana

Baca juga: Berhasil Mendarat di Planet Merah, NASA Rilis Video Dramatis Menjejakkan Kaki di Mars

Baca juga: VIRAL Video Kakek Punya 5 Karung Uang Hasil dari Kerja Cuci Piring, Butuh 12 Orang untuk Menghitung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Wanita Diduga Hendak Ledakkan Bom, Sebagian Besar Janda Milisi Abu Sayyaf",

Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved