Breaking News:

Berita Kutaraja

Pemuda Perakit Senpi Dibebaskan, Anggota DPR Apresiasi Kapolda, Dek Gam: Ini Polisi yang Humanis  

"Tak semua persoalan harus menjadi pidana. Ini baru namanya polisi yang humanis dan kita dari Komisi III DPR memberikan apresiasi kepada Kapolda."

For Serambinews.com
Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin alias Dek Gam. 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin alias Dek Gam memberikan apresiasi kepada Kapolda.Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada yang telah membebaskan RFR (25), pemuda asal Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang ditangkap polisi dalam kasus kepemilikan dan perakitan senjata api (senpi). 

"Tak semua persoalan harus menjadi pidana. Ini baru namanya polisi yang humanis dan kita dari Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh," ujar Nazaruddin kepada Serambinews.com, Rabu (24/2/2021). 

Kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemuda itu adalah anak yang pintar. Sebab, dia bukan saja mampu merakit senjata api, tetapi juga yang lain, seperti merakit drone.

“Ia merakit senjata bukan untuk memperjualbelikan, tetapi dia menyalurkan bakat dan hobinya yang ke depan akan berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Dek Gam. 

"Pemuda ini harus diberikan pembinaan oleh pemerintah maupun aparat kepolisian serta difasilitasi agar bakatnya tersalurkan," lanjut anggota DPR RI asal Aceh itu.

Baca juga: Ditlantas Bekali Pelatihan untuk Seluruh Kanit Dikyasa Polres se-Jajaran Polda Aceh

Baca juga: VIDEO - Operasi Anti Teror Gerilya Militer Turki Kontra Separatis Komunis

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Sudah Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, Hingga Cara Unggah KTP dan Foto

Seperti diketahui, RFR (25), pemuda asal Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang ditangkap polisi dalam kasus kepemilikan dan perakitan senjata api (senpi) dibebaskan pada Rabu (24/2/2021).

Pembebasan RFR tersebut dilakukan Polres Aceh Jaya setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif RFR merakit dan memiliki senjata api.

Pembebasan pemuda ini disampaikan Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir, melalui Waka Polres Kompol Rizal Antoni kepada sejumlah awak media, Rabu (24/2/2021).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, RFR ditangkap akibat merakit senjata api (senpi).

Belakangan, RFR diketahui ternyata seorang anak yang berprestasi dan mempunyai segudang keahlian.

Baca juga: Rektor IAIN Takengon Angkat Sejumlah Pejabat Pelaksana Tugas

Baca juga: Kalah dari Chelsea, Pelatih Atletico Madrid Sampaikan Pesan Persis Seperti Slogan Presiden Indonesia

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Sudah Dibuka, Ini Golongan yang Boleh dan Tidak Boleh Daftar

RFR merupakan anak pasangan dari Zulfiati (41), dan Umardi (50), warga yang tinggal di Dusun Kuala Batee Tutong, Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

RFR juga sudah mengukir sejumlah prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.

Sang ibu, Zulfiati yang dijumpai di tempat usahanya mengatakan, jika RFR itu merupakan anak yang baik dan berprestasi sejak di bangku sekolah.

Bahkan, pemuda tersebut juga sudah pernah meraih juara 1 dan 2 LKS tingkat Provinsi Aceh.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved