Berita Banda Aceh

Muhammad Pasha, Santri Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas Tuntaskan Uji Hafal Quran 30 Juz dalam 2 Hari

Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas (MDTI) menggelar syahadah tasmi’ hafalan Alqur’an 30 juz bilghaib atas nama Muhammad Pasha Bin Ferdi...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Mudir MDTI, Ustaz H Zulfikar memberikan sambutan pada kegiatan syahadah tasmi’ hafalan Alqur’an 30 juz bilghaib atas nama Muhammad Pasha Bin Ferdi di Masjid Baitul Musyahadah, Banda Aceh, Kamis (25/2/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas (MDTI) menggelar syahadah tasmi’ hafalan Alqur’an 30 juz bilghaib atas nama Muhammad Pasha Bin Ferdi. Acara ini berlangsung di Masjid Baitul Musyahadah, Banda Aceh, Kamis (25/2/2021).

Mudir MDTI Ustaz H Zulfikar SAg MAg menyampaikan kegiatan ini dikhususkan kepada para santri dan dewan guru Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas, dikarenakan harus tetap mengikuti aturan protokol kesehatan sehingga para undangan yang hadir sangat dibatasi.

Ustaz Zulfikar mengatakan syahadah dilaksanakan selama dua hari yang dimulai dari tanggal 24-25 Februari. Kegiatan berlangsung dari pagi sampai dengan selesai shalat isya.

“Biasanya syahadah dilaksanakan selama satu hari penuh, akan tetapi mengingat kondisi fisik dan mental santri tetap harus terjaga, maka dilaksanakanlah selama dua hari,” ungkapnya.

Selama mengikuti kegiatan syahadah para santri tetap menjaga stamina agar dapat fokus dalam melancarkan hafalan 30 juz Alquran dengan lancar.

Sementara Kabag Umum MDTI Ustaz Mirjan SPd menjelaskan sudah dua tahun pihak MDTI bekerja sama dengan BKM Masjid Baitul Musyahadah menggelar syahadah 30 juz.

Secara kebetulan juga santri yang sedang mengikuti syahadah yaitu Muhammad Pasha, merupakan pria kelahiran Banda Aceh. Pasha merupakan yang masih berumur 15 tahun merupakan putra dari Ferdi dan Sri Rahayu.

Wadir MDTI Ustaz Isfahani mengungkapkan kekaguman kepada Pasha dikarenakan selama dua hari telah melancarkan hafalan 30 juz dan tidak memiliki kesalahan yang fatal.

“Semua ini berkah dari Allah SWT, serta dukungan orang tua yang selalu istiqamah dalam mendoakan anaknya dan juga para ustaz yang sangat ikhlas menjaga amanah untuk membimbing mereka dalam menghafal Al Quran," ungkap Ustaz Isfahani.(*)

Baca juga: Kepala Bappenas, Rakortekbang Simpul Penyelarasan Rencana Kerja Pusat - Daerah

Baca juga: Ada Penerimaan Polri Proaktif Bidang Teknik Komputer dan Informatika, Siswa Terkait Agar Siap-siap

Baca juga: Lhokseumawe Mundur Sebagai Tuan Rumah Musabaqah Qiraatil Kutub Tingkat Aceh

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved