Jumat, 10 April 2026

Hama Ulat

Hama Ulat Serang Persemaian Padi Petani di Aceh Timur

Karena dampak serangannya sangat berbahaya, jelas Zulfikar, karena itu petani khawatir hama juga menyerang tanaman padi petani.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok Iskandar Usman Al-Farlaky
Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky, meninjau sawah petani yang diserang hama ulat, di Blang Kumuhang, Desa Beuringen, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Minggu (28/2/2021). 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Persemaian padi petani di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, dilaporkan sejak Kamis (25/2/2021) diserang hama ulat.

"Sejak Kamis malam tiba-tiba persemaian padi petani diserang hama, tapi masih persemaian yang diserang, bukan padi yang ditanam, karena di daerah ini baru 30 persen petani baru menanam padi, dan lainnya sedang dalam proses penanaman," ungkap Zulfikar ST, mantri tani, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Senin (1/3/2021).

Selain persemaian padi, hama ulat juga menyerang rumput di persawahan.

Dengan sekejap rumput di tengah persawahan yang belum ditanami padi dengan cepat habis dimakan.

"Nama ulatnya ulat gerayak. Padi dan rumput putus-putus diserah hama tersebut," ungkap Zulfikar.

Karena dampak serangannya sangat berbahaya, jelas Zulfikar, karena itu petani khawatir hama juga menyerang tanaman padi petani.

"Melihat banyaknya populasi ulat ini, maka dikhawatirkan dalam sehari padi bisa habis diserang," ungkap Zulfikar.

Polres Pijay Minta Warga Hindari Bakar Lahan dan Hutan, Ini Sanksinya

BREAKING NEWS – Ledakan Diduga Bom di Lhong Raya Banda Aceh

Kelanjutan Proyek IPAL Diprotes

Pun demikian, katanya, Minggu kemarin sudah turun ke lapangan anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky, beserta pihak dari laboratorium Pertanian Peureulak atau Pengamat Organisme Pengganggu Hama Tanaman (POPHT), mantri tani, dan petugas penyuluhan.

Mereka turun ke lapangan sekaligus langsung membagikan pestisida kepada kelompok tani.

"Solusi untuk mengatasi hama ulat ini dengan cara disemprotkan pestisida. Dan untuk mengantisipasi agar gangguan hama tidak berdampak luas maka sudah dibagikan pestisida kepada petani untuk disemprot," ungkap Zulfikar.

Sementara itu, Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu pagi kemarin sudah turun ke lapangan meninjau persawahan yang diserang hama ulat tersebut bersama, Panglima KPA wilayah Peureulak, Hamdani alias Wak Dan.

Iskandar dalam kunjungannya ke lapangan mengatakan, ia melihat langsung kerumunan ulat berada di areal persawahan.

Bahkan rumput ilalang yang berada di areal sawah pun nyaris rata akibat dimakan ulat.

"Bayangkan, jika padi sudah ditanam di semua areal, maka akan ludes dalam waktu singkat dimakan ulat," kata Iskandar, yang mengaku prihatin dengan kondisi petani, yang sebelumnya juga gagal panen Kate terendam banjir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved