Breaking News:

Berita Bireuen

43 Mahasiswa STIKes Payung Negeri Kampus Bireuen Laksanakan PBL di Gandapura

Tujuannya  untuk mengembangkan ilmu-ilmu yang diperoleh di kampus untuk diterapkan kepada masyarakat di masing-masing desa.

For Serambinews.com
43 mahasiswa STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Kampus B, Bireuen Prodi S1 Kesehatan Masyarakat mengikuti program Praktek Belajar Lapangan (PBL) III Komunitas I di Gandapura, Bireuen, Selasa (2/3/2021). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Aceh Darussalam Kampus B, Bireuen Prodi S1 Kesehatan Masyarakat mengikuti program Praktek Belajar Lapangan (PBL) III Komunitas I di Gandapura, Bireuen.

Mereka diserahterimakan kepada Camat Gandapura untuk seterusnya diserahkan kepada enam kepala desa dalam seremoni penyerahan di kantor camat setempat, Selasa (2/3/2021).

Sekretaris STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Kampus B, Bireuen, Saiful Rani, SKM diwakili Seri Warzukni, SKM, MKM dalam laporannya mengatakan, PBL itu diikuti 43 mahasiswa yang disebar ke enam gampong di Kecamatan Gandapura, selama satu bulan. 

Tujuannya  untuk mengembangkan ilmu-ilmu yang diperoleh di kampus untuk diterapkan kepada masyarakat di masing-masing desa.

“Selain itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yaitu melalui preventif pencegahan kepada masyarakat,” ujar Seri Warzukni.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Pedagang asal Aceh Utara di Bener Meriah, PolisiTetapkan Empat Tersangka

Baca juga: Terungkap Alasan Millen Cyrus Pakai Narkoba Lagi, Blak-blakan Penyebabnya

Baca juga: VIDEO Kejadian Unik di Simpang Surabaya Banda Aceh, Pemotor Kejar Ayam Lepas dan Jadi Tontonan Warga

Di antaranya, beber dia, terkait Covid-19, stunting, kesehatan lingkungan, gizi ibu hamil, balita, dan yang menyangkut dengan kesehatan lainnya.

Kecuali itu, urainya, mahasiswa juga dapat mempraktikkan ilmu-ilmu yang diperoleh di kampus kepada masyarakat untuk menambah wawasan dan pengalaman belajar secara efektif dan efisien.

“Sehingga nantinya dapat mengantarkan kita sebagai seorang tenaga kesehatan masyarakat (kesmas) yang kompeten,” ucapnya.

“Bagi mahasiswa yang ikut PBL agar senantiasa menghormati budaya yang ada di masyarakat,” tandas dia.

“Menjaga etika dan nama baik almamater kampus dan mematuhi semua peraturan- peraturan yang telah ditetapkan dan melaksanakan arahan pembimbing akademik,” harap Seri Warzukni.

Baca juga: Kasrem 011/Lilawangsa Bersama Forkopimda Bireuen Susuri Jalan Alue Limeng ke Cot Meugoe Jeumpa

Baca juga: MTsN Model Berjaya di Kompetisi MOC SMAN Modal Bangsa

Baca juga: Mayat Mengapung di Laut, Warga Medan Melapor ke BPBD Aceh Tamiang

Ia merincikan, ke-43 mahasiswa PBL tersebut akan ditempatkan di Gampong Lapang Timu, Cot Tufah, Samuti Aman, Cot Teube, dan Mon Keulayu masing-masing tujuh orang, dan terakhir Desa Tanjong Bungong sebanyak delapan orang.

Sedangkan Kadinkes Bireuen yang diwakili Kasubag Kepegawaian, M Yusuf, SKM, MKes mengatakan, kehadiran mahasiswa tentunya akan memberikan banyak manfaat untuk penyelesaian berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang ada di desa.

Sementara itu, Camat Gandapura, Mirza Fahmi, SSTP, MSi menyambut baik kehadiran
mahasiswa  STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Kampus B, Bireuen yang melakukan PBL di kecamatannya.

Baca juga: Empat Fraksi DPRK Pidie Jaya Terima Sembilan Rancangan Qanun

Baca juga: Sah, Danial Jadi Rektor IAIN Lhokseumawe Periode 2021-2025

Baca juga: Insentif Pajak 0 Persen Mulai Berlaku, Ini Harga Mobil Toyota di Aceh

Ia berpesan, pPara mahasiswa yang melakukan PBL wajib mengikuti aturan, dan tata cara istiadat di masing-masing gampong, serta selalu berkoordinasi baik dengan keuchik ataupun perangkat gampong.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved