Internasional
Mafia Generator Ganti Perusahaan Listrik Negara, Lebanon Terancam Gelap Gulita
Negeri Lebanon yang sedang krisis ekonomi parah akan menghadapi gelap-gulita pada akhir bulan ini. Hal itu terjadi jika pemerintah tidak dibentuk
SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Negeri Lebanon yang sedang krisis ekonomi parah akan menghadapi gelap-gulita pada akhir bulan ini.
Hal itu terjadi jika pemerintah tidak dibentuk, di tengah-tengah krisis listrik yang meningkat.
Bahkan, mafia generator telah menggantikan perusahaan listrik negara (PLN) yang tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kementerian Keuangan Lebanon kepada Arab News, Senin (1/2/2021) mengatakan negeri ini akan gelap total, jika pemerintahan Lebanon tidak juga terbentuk.
Apalagi, Beirut selama seminggu mengalami pemadaman listrik.
Kota yang dalam beberapa tahun terakhir dibebaskan dari penjatahan listrik mengalami pemadaman listrik lebih dari tiga jam sehari.
Namun, dalam sepekan terakhir, pemadaman listrik telah melebihi 12 jam sehari.
Tidak ada penjelasan yang jelas untuk pemadaman yang parah ini.
Beberapa faktor sedang dibahas, termasuk tidak membongkar kiriman BBM yang diimpor melalui laut.
Saran lainnya, sengketa administratif atas transfer keuangan yang menjadi utang Kementerian Energi kepada perusahaan bahan bakar.
Di tempat lain, beberapa orang berpendapat pemadaman listrik memiliki latar belakang politik.
Baca juga: VIDEO - Demo Pemadaman Listrik di Beirut Lebanon, Pengunjuk Rasa Blokir Jalan
Dengan tujuan menekan Beirut dan Saad Hariri yang ditunjuk oleh Perdana Menteri, sehingga mendorongnya untuk mundur.
Sehubungan dengan penolakannya untuk memberikan blokir ketiga di pemerintahan kepada Presiden Michel. Aoun dan Gerakan Patriotik Bebas (FPM).
Kementerian Energi adalah bagian dari FPM.
Pengunjuk rasa yang marah turun di Beirut dengan memblokir jalan dan memasang ban yang terbakar untuk memprotes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lebanon-gelap-gulita.jpg)