Senin, 15 Juni 2026

8 Tips Menjalani Puasa Bagi yang Punya Sakit Magh, Hindari Makan Ini Saat Berbuka Maupun Sahur

Bagi penderita sakit magh, mungkin ada yang beranggapan menjalani puasa dapat memberatkan kondisi kesehatan mereka. Tapi sebenarnya, berpuasa di bulan

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
shutterstock
Ilustrasi 

Konsultasikan ke dokter tentang berbagai saran dan perawatan selama bulan puasa.

8. Perhatikan gejala yang muncul

Meskipun puasa aman untuk pasien maag, tetapi jika pasien maag kronis mendapatkan beberapa gejala seperti mual, muntah, penurunan berat badan secara drastis atau sakit parah maka dibolehkan untuk tidak berpuasa.

Islam fleksibel untuk umatnya dan tidak memaksa umatnya untuk melakukan ibadah di luar kemampuan tubuh.

Perhatikan makanan yang dipilih saat berbuka dan sahur

Dikutip dari Kompas.com, Dokter spesialis gizi Klinis RS Indriati Solo Baru, dr. Ayu Kusuma Dewi, M.Si, Sp.GK, menjelaskan, menu sahur dan buka puasa yang baik adalah yang mengandung cukup karbohidrat, protein, lemak, serat, dan cairan.

Baca juga: Jangan Sepelekan! Ini Cara Mengatasi Asam Lambung Naik, Kenali Sejumlah Penyebabnya

Karbohidrat yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks, seperti nasi, nasi merah, jagung, oatmeal, atau ubi.

dr. Ayu menjelaskan, pemecahan energi pada karbohidrat kompleks lebih lambat sehingga dapat meminimalisir rasa lapar saat berpuasa.

Konsumsi protein juga penting untuk menjaga kecukupan gizi dan ikut memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Jenis protein yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka, yakni protein dengan lemak rendah, seperti:

- Ikan

- Ayam

- Telur

- Kacang-kacangan

- Biji-bijian

Tidak ketinggalan, dr. Ayu menganjurkan pula konsumsi sayur dan buah secara rutin bagi siapa saja yang hendak berpuasa.

Selain bermanfaat sebagai sumber serat yang baik untuk mencegah sembelit pada bulan puasa, buah dan sayur juga bisa menjadi sumber antioksidan yang dibutuhkan pada masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Puasa Sunah Rajab Digabung Puasa Qadha Ramadhan, Bolehkah? Fahami Hukum dan Dalilnya

“Saat puasa ini, sangat baik konsumsi berbagai sayuran hijau dan buah-buahan seperti pisang, apel, alpukat, dan buah berair seperti semangka, jeruk, pir, dan melon,” jelas dia kepada Kompas.com pada 5 Mei 2020 lalu.

Makanan yang dihindari saat berbuka dan sahur

Tak hanya memberikan rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi, dr. Ayu juga memberikan catatan mengenai beberapa makanan yang tak dianjurkan untuk dimakan saat buka puasa dan sahur.

Daftar menu makanan yang sebaiknya dihindari adalah:

- Makanan dan minuman terlalu manis

- Makanan terlalu asin

- Makanan terlalu pedas

- Makanan yang mengandung terlalu banyak minyak

- Minuman berkafein

- Minuman berkarbonasi atau bersoda

dr. Ayu menjelaskan, menu buka puasa dan sahur yang terlalu manis, asin, pedas, atau terlalu banyak minyak dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti lebih mudah haus, perut kembung, memicu peningkatan asam lambung, dan risiko radang tenggorokan.

Sedangkan minuman berkafein dan berkarbonasi, seperti kopi, teh, dan soda sebaiknya dihindari karena dapat juga memicu peningkatan asam lambung dan bersifat diuretik.

Seperti diketahui, tubuh cenderung akan mengeluarkan air seni yang lebih banyak ketika mengonsumsi minuman yang bersifat diuretik.

Baca juga: Ketahuilah, Begini Pertolongan Pertama Ketika Asam Lambung Naik, Lakukan Cara Ini

Jika terjadi hal demikian, seseorang dapat lebih berisiko mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan pada saat puasa.

“Dehidrasi dapat menyebabkan kita menjadi mudah lelah, lemas, dan berkurang konsentrasinya dalam bekerja atau bersekolah,” jelas dia.

Untuk menambah jumlah cairan saat puasa, dr. Ayu menyarankan minum susu terutama pada saat sahur.

Selain menambahkan jumlah cairan, minum susu dapat juga dijadikan cara untuk menambah pasokan kalori dan protein bagi tubuh.

“Kita tetap dianjurkan minum sebanyak 8-10 gelas selama berpuasa yang dapat terbagi pada jam sahur dan jam setelah buka puasa,” jelas dia.

Apabila tidak terbiasa minum banyak, jumlah cairan dapat dipenuhi dengan memperbanyak menu masakan berkuah dan buah berair. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

Sebagian artikel ini telah tayang di:

Kompas.com | Puasa Bisa Menyembuhkan Sakit Maag, Apa Alasannya?

Kompas.com | Ragam Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa dan Sahur

Tribunwow | Ingin Puasa tapi Punya Penyakit Maag? Berikut 10 Tips Agar Tak Kambuh saat Jalani Ibadah Ramadan

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved