8 Tips Menjalani Puasa Bagi yang Punya Sakit Magh, Hindari Makan Ini Saat Berbuka Maupun Sahur
Bagi penderita sakit magh, mungkin ada yang beranggapan menjalani puasa dapat memberatkan kondisi kesehatan mereka. Tapi sebenarnya, berpuasa di bulan
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Berikut adalah tips menjalani ibadah puasa bagi penderita penyakit magh.
Tidak lama lagi bulan Ramadhan 1442 H akan segera tiba.
Itu artinya, umat muslim juga tidak lama lagi akan menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Meski pun saat ini, ada juga sebagian yang menjalani ibadah puasa sunnah di bulan rajab, atau sedang mengganti puasa Ramadhan di tahun sebelumnya.
Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang akil baligh.
Sementara bagi yang berhalangan karena sakit atau hal-hal lain yang membuat dilarang berpuasa, maka dibolehkan untuk meninggalkan ibadah ini, dengan catatan wajib menggantinya di kemudian hari.
Baca juga: Ini Tata Cara dan Ketentuan Bayar Fidyah Puasa Ramadhan, Tak Sembarangan Orang Dibolehkan
Bagi penderita sakit magh, mungkin ada yang beranggapan menjalani puasa dapat memberatkan kondisi kesehatan mereka.
Tapi sebenarnya, berpuasa di bulan Ramadhan justru dianjurkan bagi penderita magh.
"Sakit maag, kembung, begah, itu terjadi karena ketidakteraturan makan. Ini tidak terjadi di Bulan Ramadhan karena sudah pasti mereka buka dan sahur," kata Konsultan Gastroenterologi Hepatologi PB-PABDI, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB, FINASIM, FACP seperti dikutip dari Kompas.com,
Dokter Ari menjelaskan, pada minggu awal Bulan Ramadhan memang akan berat dijalani oleh penderita magh.
Namun, lambung akan mulai terbiasa pada minggu berikutnya.
Dr. Ari juga menjelaskan, sakit maag secara umum dibagi menjadi dua, yakni maag fungsional dan organik.
Sebanyak 70-80 persen penderita maag mengalami maag fungsional, dimana tidak terdapat kelainan apapun melainkan terjadi karena pola hidup.
Baca juga: Mau Bayar Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya, Begini Cara Qadha Puasa yang Lupa Jumlahnya
Puasa bisa dijadikan tes untuk mengetahui apakah maag yang dialami seseorang fungsional atau organik.
"Kalau dua minggu sudah mulai membaik maagnya berarti fungsional," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-menu-sahur-dan-berbuka-puasa.jpg)