Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Ini Pesan Menteri Agama RI Kepada Rektor IAIN Lhokseumawe Setelah Dilantik

Menag RI,Yaqut Cholil Qoumas menitip beberapa pesan kepada Dr Danial MAg yang dilantik menjadi Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Rektor IAIN Lhokseumawe Periode 2021-2025, Dr Danial MAg 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas menitip beberapa pesan kepada Dr Danial MAg yang dilantik menjadi Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe Periode 2021-2025, pada Selasa (2/3/2021). 

Danial dilantik bersama dengan beberapa rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya, dan pejabat eselon II. 

Acara pelantikan tersebut berlangsung diOperation Room, Kantor Kementerian Agama Jakarta, yang disaksikan Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam M Ali Ramdhani. 

“Ya ada beberapa pesan yang disampaikan dan diulang-ulang pak Menteri,” ujar Rektor IAIN Lhokseumawe. 

Baca juga: Direktur Eksekutif Murban Energi UEA Terpincut Kepulauan Banyak

Pesan pertama kata Danial, jangan ada plagiasi dalam karya ilmiah dan dalam berbagai hal lainnya. 

Selain itu Menag juga berpesan untuk meningkatkan daya saing kampus, sehingga IAIN Lhokseumawe ke depan bisa bersaing di tingkat nasional. 

Untuk tahun pertama, program yang sudah baik-baik sebelumnya juga akan dilanjutkan, kemudian hal-hal yang lebih baik yang sudah diprogramkan akan direalisasikan. 

“Ada beberapa prodi yang kita targetkan bisa mendapatkan akreditasi A. Untuk saat ini sudah ada dua program studi strata satu yang sudah akreditasi A,” katanya. 

Baca juga: Dr Danial Resmi Menjabat Sebagai Rektor IAIN Lhokseumawe Periode 2021-2025

Selain, juga berupaya meningkatkan status akreditasi Lembaga yang saat masih C, ke depan bisa menjadi minimal B. Namun, jika memungkinkan bisa mendapatkan akreditasi A. 

“Selain itu, untuk jurnal. Kita sudah memiliki 20 jurnal, tapi belum ada yang terakreditasi,” katanya. 

Karena itu ditargetkan ke depan minimal ada dua jurnal yang terindeks scopus, atau terakreditasi internasional. Selain itu jurnal nasional yang terindeks sinta. 

“Kita memiliki sumber daya yang bagus dan energik, karena 60 persen karyawan dan dosennya dibawah 40 tahun, artinya usia produktif,” katanya. 

Untuk tahun pertama kata Danial, dirinya akan fokus penataan sumber daya manusia, seperti basis data digital, kemudian tahap dua selanjutnya pemantapan.

Baca juga: Personel Gabungan Mulai Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

Kemudian pengembangan jurusan dan fakultas dan terakhir keunggulan. 

“Kampus kita harus diakui oleh sejawat, oleh perguruan tinggi lain, di tingkat nasional, dan kalau bisa di tingkat Asean,” katanya. 

Peningkatan SDM dan sarana kampus nantinya akan berbarengan, karena penataan akan dilakukan secara komprehensif.

Yaitu kualitas pendidik, kualitas karyawan, digitalisasi dan infrastruktur lainnya yang akan mendukung peningkatan kualitas alumni. 

Baca juga: Seharian tak Pulang ke Rumah, Faisal Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit

Ditanya apakah sudah persiapan program untuk meningkatkan status dari IAIN menjadi UIN ?

Dr Danial mengaku hal tersebut menjadi salah satu amanah Menteri Agama

“Untuk persiapannya akan kita lakukan tahun pertama, dengan cara memperbanyak akreditasi prodi bernilai A, minimal 50 persen dari semua prodi dapat nilai A, untuk peningkatan status Lembaga dan untuk mempermudah proses transformasi ke UIN,” katanya. 

Untuk tahun kedua dan ketiga serta  akan dilakukan penambahan jurusan dan fakultas untuk mempersiapan pengusulan UIN.

“Dengan adanya dukungan semua pihak akan mudah dilakukan,” katanya.(*)

Baca juga: Menag RI Lantik Rektor IAIN Lhokseumawe Bersama Tiga PTKIN Lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved