Breaking News:

Militer AS Kocar-kacir ketika Dihujani Rudal Iran, Ada yang Tak Sadarkan Diri hingga Trauma Otak

Senjata itu lebih kuat daripada senjata apa pun yang diluncurkan untuk menyerang orang Amerika dalam satu generasi.

Editor: Amirullah
AFP/IRANIAN DEFENCE MINISTRY
ILUSTRASI - Dua foto memperlihatkan rudal balistik Ghassem Soleimani, sebelum dan sesudah diluncurkan di sebuah lokasi tak diketahui di Iran, Kamis (20/8/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Tentara Amerika Serikat kocar-kacir ketika dihujani rudal Iran pada 8 Januari 2020 silam.

Bahkan beberapa diantaranya ak sadarkan diri ketika pangkalan mereka di Irak dibombardir.

Hal ini diungkap oleh seorang tentara yang membeberkan betapa kacaunya pasukan AS ketika dihujani rudal Iran.

Diberitakan The Washington Post, satu di antara mereka adalah Mayor Alan Johnson.

Tidak ada pasukan AS yang tewas meskipun Iran menggunakan senjata yang masing-masing memiliki panjang sekitar 40 kaki (12 meter), dan membawa bahan peledak seberat 1.600 pon .

Senjata itu lebih kuat daripada senjata apa pun yang diluncurkan untuk menyerang orang Amerika dalam satu generasi.

Tetapi, 110 tentara yang selamat akhirnya didiagnosis dengan cedera otak traumatis.

Baca juga: Amine Abid Terpincut Kepulauan Banyak, Pengusaha Uni Emirat Arab Kembali ke Singkil

Baca juga: Rezeki Muhammad Rizki, Bayi Umur 25 Hari Dapat Rumah Bantuan TMMD di Alue Limeng Bireuen

()Seorang tentara membeberkan betapa kacaunya pasukan AS di Irak ketika dihujani rudal Iran, pada Januari 2020 silam (Washington Post)

Beberapa membutuhkan rawat inap yang cukup lama dan terapi intensif di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, di luar Washington.

Kala itu Presiden Donald Trump mengumumkan tak ada korban.

Memang benar. Namun informasi itu hanya informasi spontan di tengah situasi genting.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved