Ramadhan 2021
Menjelang Ramadhan 2021, Ini Beragam Manfaat Kesehatan dan Risiko yang Harus Dihindari Selama Puasa
Puasa Ramadhan banyak sekali memberi manfaat bagi kesehatan tubuh, dan perlu diingat juga ada beberapa risiko yang harus dihindari saat berpuasa.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Tak lama lagi umat Islam akan menyambut kedatangan bulan Ramadhan 1442 H.
Jutaan umat Islam di seluruh dunia telah bersiap untuk berpuasa selama bulan Ramadhan 2021.
Selama Ramadan, umat Islam diharuskan pergi tanpa makanan dan air dari fajar hingga senja.
Umat Muslim mempersiapkan pikiran dan tubuh mereka selama bulan suci ini agar mereka tidak jatuh sakit atau menjadi layu.
Dalam hal puasa, ada kemungkinan menderita mulas, dehidrasi, dan mudah tersinggung.
Kondisi ini juga menghasilkan penurunan berat badan, penurunan tekanan darah tinggi, kontrol diabetes, pelestarian kekuatan otot, dan lainnya.
Baca juga: Bagaimana Hukum Mandi Siang Hari di Bulan Ramadhan, Batalkah Puasanya?
Tubuh memasuki fase yang berbeda selama bulan ini karena ada pola makan dan minum yang baru.
Karenanya, tingkat endorfin yang lebih tinggi muncul dalam darah, membuat Anda lebih waspada dan lebih bahagia, serta memberi Anda perasaan sehat mental secara keseluruhan.
Apa saja manfaat puasa bagi kesehatan? Berikut Serambinews.com rangkum dari laman kesehatan Boldsky, 8 manfaat kesehatan puasa di bulan Ramadhan.
1. Bagus untuk Menurunkan Berat Badan
Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas sangat diuntungkan. Meski yang terpenting, Ramadhan tidak serta merta menyebabkan penurunan berat badan.
Orang-orang mengikuti diet pagi dan malam yang sehat yang terdiri dari sup, roti segar, kurma, dan buah-buahan yang membantu menurunkan berat badan dengan cepat.
Gula dan makanan berlemak dihindari dan buah-buahan segar, sayuran segar, dan asupan air ditingkatkan.
Baca juga: Awal Ramadhan Jatuh Pada 13 April 2021? Begini Hasil Kajian Ilmu Falak
Hal ini menyebabkan penurunan berat badan.
2. Mengontrol Gula Darah
Salah satu manfaat puasa selama Ramadhan adalah membantu mengontrol gula darah.
Puasa memecah glukosa Anda sehingga tubuh bisa mendapatkan energi, yang mengurangi produksi insulin sehingga memberi istirahat pada pankreas.
Glukagon diproduksi untuk mendorong pemecahan glukosa dan hasil puasa adalah penurunan gula darah.
3. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi
Puasa dapat membantu mengurangi risiko aterosklerosis, yaitu penyumbatan pembuluh darah arteri oleh partikel lemak.
Saat tubuh kekurangan makanan dan air, lemak yang disimpan di dalam tubuh digunakan sebagai energi.
Laju metabolisme juga berkurang saat berpuasa.
Sekresi hormon adrenalin dan nonadrenalin juga berkurang; ini membantu menjaga tingkat metabolisme tetap stabil, sehingga mengontrol tekanan darah tinggi.
Baca juga: 40 Hari Lagi Ramadhan 2021, Siapa Saja yang Diwajibkan Puasa? Simak Penjelasan Berikut Ini
4. Menjaga Kekuatan Otot
Lemak yang tersimpan di otot Anda akan dimanfaatkan.
Setiap kali Anda mengonsumsi karbohidrat, glikogen (sel lemak) ditambahkan, yang menyebabkan penambahan berat badan.
Namun, selama puasa di bulan Ramadhan, sel lemak akan digunakan sebagai sumber energi dan akan membuat otot Anda kencang dan kuat tanpa adanya sel lemak berlebih.
5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Selama puasa di bulan Ramadhan, orang biasanya mengonsumsi makanan sehat di sela-sela puasa. Cara ini dapat membantu meningkatkan kekebalan, racun dihilangkan, dan lemak yang disimpan berkurang.
Ketika kurma dan buah-buahan dimakan untuk berbuka puasa, makanan tersebut dapat meningkatkan simpanan vitamin dan mineral penting dalam tubuh.
Vitamin A dan vitamin E hadir di semua buah yang akan membantu meningkatkan kekebalan Anda.
Baca juga: Simak, Doa-doa Pendek Menyambut Ramadhan 2021 Seperti yang Dicontohkan Rasulullah SAW
6. Mengatasi Respon Inflamasi
Manfaat fisik lain dari puasa selama Ramadhan adalah membantu mengobati penyakit radang dan alergi.
Beberapa contoh penyakit inflamasi adalah artritis dan penyakit kulit, seperti psoriasis.
Para ahli mengatakan bahwa puasa dapat meningkatkan penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
7. Meningkatkan Fungsi Otak
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan produksi protein tertentu yang bermanfaat bagi fungsi otak.
Protein tersebut akan membantu mengaktifkan sel induk otak agar dapat berfungsi secara maksimal.
Itulah alasannya saat Anda berpuasa, otak Anda menjadi waspada.
Baca juga: Tata Cara dan Ketentuan Bayar Puasa Ramadhan dengan Fidyah: Ini Orang yang Boleh Melakukannya
8. Memberi Kejernihan Mental
Salah satu manfaat mental puasa selama Ramadhan adalah mempersiapkan tubuh Anda untuk belajar bagaimana mengendalikan keinginan Anda terhadap makanan dan minuman.
Dalam proses ini, otak menyesuaikan diri dengan kondisi dan belajar bagaimana menjadi lebih sabar.
Selain manfaat puasa Ramadhan, ada juga risikonya sebagai berikut:
- Minuman berkafein harus dihindari selama Ramadhan atau minuman berkarbonasi lainnya yang dapat menyebabkan keasaman.
- Hindari paparan sinar matahari dan minum banyak air sebelum Anda memasuki masa puasa karena dehidrasi dapat menyebabkan Anda kehilangan kesadaran karena suhu di luar yang tinggi.
- Pada orang dengan penyakit ginjal kronis, puasa dapat dikaitkan dengan kerusakan lebih lanjut pada fungsi ginjal. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: Bak Adegan Film Spy, Polisi Buru Pemilik Ganja 4 Karung di Nagan Raya, Sempat Letuskan Senjata Api
Baca juga: KMP Aceh Hebat Mudahkan Transportasi Laut, Ini Spesifikasi, Harga, Kecepatan Hingga Pemenang Tender
Baca juga: Melawan Pemberontakan Puluhan Tahun, Presiden Duterte Ambil Langkah Berani: Tumpas Semua Komunis