Breaking News:

Kajian Islam

Minta Orang Dalam agar Dimasukkan Kerja, Apa Hukumnya? Berikut Penjelasan Ustadz Abdul Somad

UAS lalu mengumpamakan pekerjaan itu sebesar ‘sayap nyamuk’ lalu menyebabkan seseorang bisa masuk kedalam neraka.

YOUTUBE USTADZ ABDUL SOMAD OFFICIAL
Ustad Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jamaah. (YouTube/Ustadz Abdul Somad Official) 

Seseorang menanyakan persoalaan nepotisme kepada Ustadz Abdul Somad atau UAS

“Apa hukumnya kalau kita minta tolong keluarga untuk memasukkan kita pekerjaan? Saya ingin minta tolong Om saya untuk membantu masukkan honor dinas,” bunyi pertanyaan itu.

Menanggapi pertanyaan itu, lewat tayangan Youtube Ustadz Abdul Somad Official, UAS menjawab bahwa perbuatan itu adalah zalim.

“Ada orang lain yang punya kemampuan IP (Indeks Prestasi)-nya tinggi, jurusannya sesuai, cukup syarat (untuk bekerja disitu)”

“Tapi kemudian karena kedudukan Anda dekat dengan kepala dinas, maka orang yang layak tadi tergeserkan,” terang UAS.

Baca juga: Komeng Bertanya kepada Ustadz Abdul Somad tentang Saah Wa Saah, Begini Penjelasan UAS

UAS secara tegas menjawab bahwa kaum muslimin untuk “takutlah kamu pada perbuatan zalim,”

UAS kemudian mengutip sebuah hadist, “Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Berhati-hatilah terhadap kezhaliman, sebab kezhaliman adalah kegelapan (yang berlipat) di hari Kiamat.

Dan jauhilah kebakhilan/kekikiran karena kekikiran itu telah mencelakakan umat sebelum kamu”. (H.R.Muslim)

“Lalu kamu mendapatkan gaji, uang tunjangan, THR, maka semuanya menjadi haram,” jelas UAS.

Halaman
1234
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved