Internasional
Palestina Minta Bantuan Internasional, Janji Vaksin Covid-19 Belum Juga Tiba
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengimbau komunitas internasional untuk memberikan vaksin yang dijanjikan untuk melawan Covid-19.
SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengimbau komunitas internasional.
Untuk memberikan bantuan vaksin yang dijanjikan untuk melawan Covid-19.
Kantornya mengatakan perdana menteri mendesak negara dan perusahaan sahabat, serta Organisasi Kesehatan Dunia, untuk memenuhi kewajiban kepada pihaknya.
Baca juga: AS Tak Rela Anak Emasnya, Yahudi Jadi Target ICC, Kutuk Penyelidikan Kejahatan Perang di Palestina
Shtayyeh mengatakan pengiriman PBB yang diharapkan bulan ini melalui COVAX, program yang didukung WHO untuk membantu negara-negara miskin, sekarang tertunda, seperti dilansir AFP, Rabu (10/3/2021).
Virus telah melonjak di Tepi Barat dan Jalur Gaza dan Israel telah mendapat kecaman internasional.
Karena memberikan vaksin hanya kepada penduduknya sendiri.
Baca juga: Pakar PBB Desak Masyarakat Internasional Dukung ICC, Selidiki Kejahatan Perang Israel di Palestina
Tanpa melakukan hal yang sama untuk Palestina.
Minggu ini, pemerintah mulai memvaksinasi buruh Palestina yang bekerja di Israel.
Namun, upaya itu hanya akan memvaksinasi sebagian kecil dari sekitar 5 juta warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza yang diblokade.
Baca juga: Presiden Palestina Keluarkan Dekrit, Warga Harus Diberi Kebebasan Memilih, Jelang Pemilu Mei 2021
Israel mengatakan di bawah perjanjian perdamaian masa lalu.
Mereka tidak bertanggung jawab untuk memvaksinasi penduduk Palestina di daerah itu.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan Israel tetap menjadi kekuatan pendudukan dengan kewajiban membantu Palestina.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-siapkan-vaksin-di-palestina.jpg)