Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Pemuda yang Ingin Menikah Ini Saatnya, Harga Emas Merangkak Turun, Cek Harganya di Sini

Sementara untuk emas 24 karat sendiri, kini berada di angka jual Rp 2.500.000 per mayam atau hanya berbeda Rp 150.000 ribu hingga Rp 200.000 ribu...

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Sementara untuk emas 24 karat sendiri, kini berada di angka jual Rp 2.500.000 per mayam atau hanya berbeda Rp 150.000 ribu hingga Rp 200.000 ribu per mayam daripada emas London.

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Harga jual dan beli emas di Kabupaten Aceh Jaya mengalami penurunan, sejak beberapa hari terakhir.

Data yang dihimpun Serambinews.com, dari salah seorang penjual emas, Jumat (12/3/2021) harga emas murni per gramnya berada di angka Rp 730 ribu.

Sedangkan emas London lebih murah lima ribu rupiah per gramnya, dibandingkan harga emas murni.

"Untuk emas London itu posisinya Rp 2.650.000 ribu per mayam atau lebih murah lima ribu per gram dibandingkan emas murni," jelas Husaini Hasballah, saat dihubungi Serambinews.com, Jumat (12/3/2021)

Ia menambahkan, harga emas london tersebut sudah termasuk ongkos buat.

Sementara untuk emas 24 karat sendiri, kini berada di angka jual Rp 2.500.000 per mayam atau hanya berbeda Rp 150.000 ribu hingga Rp 200.000 ribu per mayam daripada emas London.

Baca juga: Dandim 0103/Aceh Utara Pastikan Semua Prajurit Ikut dan Wajib Vaksinasi Covid-19

"Harga itu sudah bertahan lebih kurang selama tiga hari, dan dalam Minggu ini sendiri harga emas mengalami naik turun," ungkapnya.

Husaini juga mengatakan, jika animo masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya saat ini seimbang antara membeli dan menjual logam mulia tersebut.

Walaupun, harganya sedang mengalami penurunan.

Menurutnya, kebanyakan para pembeli emas, membeli ditengah harga rendah untuk investasi.

Hal ini dikarenakan, emas merupakan barang berharga yang sangat mudah diuangkan, dibandingkan dengan beberapa jenis barang berharga lainnya.

"Kalau yang menjual tujuannya beragam, mulai dari keperluan mendesak hingga ada yang ingin beli dan bangun properti, untuk saat ini yang beli lebih banyak sedikit ketimbang yang menjual," tutupnya. (*)

Baca juga: Pupuk Subsidi Masih Banyak, Tapi belum Ditebus Pengecer, Ini Masalahnya & Tindakan Gubernur Aceh

Penulis: Riski Bintang
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved