Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Barat

Sungai Lhok Meureubo Dangkal Sejak 5 Tahun Lalu, Nelayan Minta Normalisasi

Dangkalnya sungai tersebut dikeluhkan masyarakat nelayan sejak lima tahun yang lalu hingga saat ini, karena belum dilakukan normalisasi.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Nelayan menambatkan kapal pencari ikan di aliran Sungai Lhok Meureubo, Jumat (12/3/2021), dimana kondisi sungai tersebut saat ini dangkal. 

Dangkalnya sungai tersebut dikeluhkan masyarakat nelayan sejak lima tahun yang lalu hingga saat ini, karena belum dilakukan normalisasi.

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sungai Lhok Meureubo di kawasan TPI Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat sejak 5 tahun terakhir dangkal.

Kondisi tersebut telah menyebabkan para nelayan kesulitan dalam aktivitas saat melaut, akibat kapal atau boat nelayan sulit ke luar masuk di sungai itu.

Panglima Laot Lhok meureubo Kabupaten Aceh Barat, Muktar G kepada Serambinews.com, Sabtu (12/3/2021) menyebutkan, para nelayan yang  hendak melaut mereka harus berangkat pada pukul 02.00 WIB dini hari pada saat air pasang naik.

Sebelum sungai tersebut dangkal, bisa berangkat pada pukul 04.00 WIB dini hari.

Dangkalnya sungai tersebut dikeluhkan masyarakat nelayan sejak lima tahun yang lalu hingga saat ini, karena belum dilakukan normalisasi.

Mengatasi untuk bisa melaut para nelayan hanya bergantung pada air pasang.

Baca juga: Nyentrik! Pria Setinggi 60 Cm Ini Melapor ke Polisi Gegara 5 Tahun Lamarannya Selalu Ditolak Wanita

Supaya boat bisa ke luar ke muara Krueng Meureubo, jika terlambat untuk memanfaatkan air pasang tersebut tentunya nelayan tidak bisa melaut.

Karena tanpa ada air pasang, kapal tidak bisa jalan akibat sungai tersebut dangkal.

Disebutkan, bahwa para nelayan sebelum matahari terbit mereka telah sampai di titik lokasi pencarian ikan di laut.

Namun kalau bergerak di pagi hari, tentunya ikan-ikan sudah tidak bisa mereka dapatkan lagi sebagaimana yang diharapkan.

Para nelayan di kawasan Lhok Meureubo berharap, agar sungai di kawasan Lhok Meureubo tersebut nantinya bisa dilakukan normalisasi.

Sehingga aktivitas nelayan kedepan, tidak terganggu lagi nantinya.

Baca juga: Khabib Klaim Gulat Menjadi Kunci Kemenangan Jan Blachowicz di UFC 259

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat, Erni Wanti menanggapi masalah tersebut, pihaknya tentu akan berupaya membantu kepentingan nelayan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved