Breaking News:

Info Abdya

Disdukcapil Abdya akan Turun ke Gampong dan Sekolah, Ini Tujuannya

Menurutnya, bagi anak-anak berusia nol sampai dengan 17 tahun akan dibuat KIA sementara siswa yang sudah berumur 17 tahun ke atas, akan dilakukan pere

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Kadisdukcapil Abdya, Rajul Asmar SE. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Aceh Barat Daya (Disdukcapil Abdya) akan turun ke sekolah dan gampong untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Insya Allah, kita akan turun ke lapangan jemput bola, untuk mendata anak-anak dan siswa yang belum memiliki KIA dan KTP,” ujar Kadisdukcapil Abdya Rajul Asmar.

Menurutnya, bagi anak-anak berusia nol sampai dengan 17 tahun akan dibuat KIA sementara siswa yang sudah berumur 17 tahun ke atas, akan dilakukan perekaman KTP.

“Saat ini sedang kita data, gampong mana atau sekolah mana yang paling banyak belum memiliki KIA atau KTP, ke situ kita turun terlebih dahulu,” ungkapnya.

Tersangka Kasus Pembakaran Kantor Bupati Masih Diperiksa, Ini Penjelasan Polisi

VIDEO Ibu dan Bayi di Aceh Utara Keluar dari Penjara Setelah Dapat Asimilasi Kemenkumham RI

Ia menyebutkan, salah satu manfaat memiliki KIA tersebut, untuk mempermudah pelayanan publik, meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional warga negara Indonesia pada anak.

"Jadi, KIA ini sangat banyak manfaatnya, seperti melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, mencegah terjadinya perdagangan anak, dan menjadi bukti identifikasi diri ketika anak sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Rajul, jika masyarakat ingin mengurus KIA cukup membawa fotocopy akte kelahiran dan kartu keluarga (KK).

“Memang selama ini, kalau anak baru lahir, kalau mereka membuat KK atau akte kelahiran, maka petugas wajib menganjurkan membuat KIA, Alhamdulillah sudah berjalan,” terangnya.

Bahkan, ia mengakui jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah anak memiliki KIA meningkat secara drastis.

Hal itu, disebabkan, para pemilik KIA tidak diharuskan untuk melakukan perekaman sidik jari, dan retina mata, sehingga tidak perlu membawa anak ke kantor.

“Foto hanya dilakukan untuk anak berusia enam sampai 17 tahun. Jadi, bedanya kalau anak berusia 6 tahun ke atas, maka KIA akan dilengkapi dengan foto anak,” ujarnya.

Ia mengaku, saat ini masih ada 2000 lebih stok KIA, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan kartu KIA.

“Insya Allah, stok aman dan masih banyak tersedia, maka tak perlu khawatir tentang stok KIA ini,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved