Breaking News:

Berita Aceh Utara

Pemkab Aceh Utara Bagikan Hibah Bawang Merah Selundupan ke Panti dan Masyarakat

Pemkab Aceh Utara akan segera membagikan bawang merah hibah itu kepada panti dan masyarakat yang membutuhkannya.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Serah terima hibah bawang merah seludupan dari bea cukai Lhokseumawe ke Pemkab Aceh Utara, Kamis (18/3/2021) 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Asisten I Pemkab Aceh Utara Dayan Albar, S.Sos, MAP pihaknya sangat mengapresiasi langkah Bea Cukai menghibahkan bawang merah sitaan kepada yang membutuhkan disaat kondisi saat ini.

Karena sangat disayangkan bila bawang merah sitaan disimpan jadi busuk dan akhirnya dimusnahkan begitu saja.

Maka akan lebih baik dapat dihibahkan untuk masyarakat yang membutuhkan dan meringankan beban ditengah pandemi Covid-19.

Dayat mengaku pihaknya tidak akan berlama-lama dan segera membagikan bawang merah hibah itu kepada panti dan masyarakat yang membutuhkannya.

“Hibah bawang merah ini benar-benar sangat membantu mengurangi beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Kami akan bagikan sekarang juga agar dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia juga berharap bila kedepan ada temuan hasil seperti ini Pemkab Aceh Utara siap menampung barang hibah ini untuk disalurkan ke masyarakat yang sangat banyak membutuhkannya.

Baca juga: Bea Cukai Hibahkan Bawang Selundupan ke Pemkab Aceh Utara

Baca juga: Perselingkuhan Seorang Pria Terbongkar, Gegara Ketahuan ‘Membakar Kalori’ pada Dini Hari

Baca juga: Terungkap Kronologi Pembunuhan Wanita Muda di Kamar Hotel, Pelaku Sempat Merokok Usai Berhubungan

Baca juga: Penjelasan RSJ: Abrip Asep Jadi Pasien Sejak 12 Tahun Lalu, Diantar Seorang Warga di Aceh Jaya

Sebagaimana dibertikan sebelumnya, pada Senin (8/3/2021) diawali dengan adanya informasi dari masyarakat tentang adanya aktifitas bongkar muat bawang merah selundupan yang diduga dari asal Negara Thailand di TPI Kuala Cangkoi Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara.

Lalu, petugas Bea Cukai bekerjasama dengan Denpom IM/I Lhokseumawe menindak lanjuti info itu.

Begitu tiba di TPI Kuala Cangkoi Tim menemukan satu unit Kapal KM Fortuner GT.45 nomor 385/QQM bermuatan bawang merah ilegal.

Namun anehnya, kapal dalam posisi sedang boongkar muat barang itu justru ditinggal pergi begitu saja oleh pemiliknya.

Lalu ketika dilakukan penyisiran lebih lanjut, tim kembali menemukan dua unit truck Diesel dan satu unit mobil Pick Up bermuatan bawang merah ilegal.

Sehingga karena ditinggal pergi oleh pemiliknya maka seluruh barang bukti barang merah ilegal tak bertuan dengan jumlah total sebanyak 17,5 ton itu langsung disita petugas.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved