Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Begini Hasil Kajian Ilmu Falak Terkait Penetapan 1 Ramadhan Tahun ini

Hilal menjadi patokan dalam menetapkan awal bulan hijriah dalam kalangan mazhab hisab dan mazhab rukyat di Indonesia.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Dosen Ilmu Falak Jurusan Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Tgk Ismail Is. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Di Indonesia, kriteria dalam menentukan masuk awal bulan baru dalam penyusunan kalender hijriah masih belum seragam. 

Pemerintah dan beberapa Ormas Islam masih mempertahankan prinsip dengan kriteria masing-masing dalam menyusun kalender hijriah. 

Perbedaan kriteria dalam penyusunan kalender hijriah akan mempengaruhi keseragaman dalam mengawali bulan Ramadhan bila kondisi hilal belum terpenuhi kriteria yang dipakai oleh semua kalangan di Indonesia. 

Dosen Ilmu Falak Jurusan Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah  IAIN Lhokseumawe, Tgk Ismail Is, Jumat (19/3/2021), menjelaskan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dalam menyusun kalender hijriah menggunakan kriteria tinggi hilal minimal 2 derajat, sudut elongasi minimal 3 derajat, atau umur hilal minimal 8 jam setelah konjungsi.

Organisasi Muhammadiyah dalam penenetapan awal bulan hijriah mengacu kepada kriteria hisab hakiki Wujudul Hilal, apabila hilal saat matahari terbenam sudah berada di atas ufuk barat, maka malam itu sudah dianggap masuk bulan baru. 

Nahdlatul Ulama (NU) menganut kriteria hisab hakiki Imkan Rukyat 2 derajat, apabila posisi hilal saat matahari terbenam sudah berada di atas 2 derajat, maka kesaksian hilal itu diterima dan malam itu dianggap masuk bulan baru. 

Persatuan Islam (Persis) menganut kriteria hisab hakiki Imkan Rukyat 3 derajat untuk tinggi hilal dengan 6,4 derajat untuk sudut elongasi nya.

Artinya apabila saat matahari terbenam, hilal sudah berada di atas 3 derajat dengan sudut elongasinya 6,4 derajat, maka malam itu dianggap sudah masuk bulan baru.

Baca juga: Harga Ikan Teri Kering di Pidie Jaya Capai Rp 120.000/Kg

Baca juga: Polisi Tangkap Penjual Chip Higgs Domino

Baca juga: Ini Hasil Pantauan Titik Panas di Aceh dalam Dua Hari Terakhir

Baca juga: Menikah dengan Engku Emran, Berikut Profil Noor Nabila: Publik Figur Top Malaysia

Untuk mengetahui kapan jatuh 1 Ramadhan 1442 H, terlebih dahulu kita harus mengetahui kondisi hilal (bulan sabit yang terlihat di atas kaki langit barat setelah matahari terbenam). 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved