Breaking News:

MotoGP 2021

Marc Marquez Dipastikan tak Bisa Balapan pada Dua Seri MotoGP Qatar 2021

Kondisi kesehatan yang belum 100 persen prima, menjadi alasan utama pembalap 8 kali Juara Dunia itu absen di dua seri MotoGP Qatar 2021.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
TWITTER.COM/BOX_REPSOL VIA KOMPAS.COM
Marc Marquez memenangkan di San Marino, Minggu (15/9/2019) dan makin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2019. Foto ini saat Marc Marquez beraksi pada sesi latihan bebas MotoGP San Marino 2019, Jumat (13/9/2019). 

Dr Mir yang akan memimpin operasi peraih delapan gelar juara dunia tersebut.

Tim dokter juga belum bisa memastikan kapan Marquez bisa kembali membalap.

Namun, hal ini bisa menjadi akhir dari performa setiap pebalap jika mengalami kecelakaan.

Sebab, seri MotoGP musim ini hanya ada 13 seri.

Satu kali absen bisa memupus langkah mereka berada di jalur kemenangan.

Marc Marquez Akan Ditangani Dokter Langganan yang Pernah Rawat Gerry Salim dan Javier Saviola

Juara dunia delapan kali, Marc Marquez, menderita kecelakaan besar pada balapan perdana Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (19/7/2020).

Marc Marquez kini akan ditangani oleh dokter Xavier Mir, spesialis patah tulang langganan pebalap MotoGp dan juga bintang olahraga lain.

Para tim medis telah mengatakan bahwa rider Repsol Honda itu mengalami retak tulang di tangan kanannya.

Namun, mereka tak akan mengambil tindakan hingga Selasa (21/7/2020) karena para dokter perlu menstabilkan lengannya.

Dokter Xavier Mir sendiri telah mengutarakan bahwa cedera sang pemain disebabkan oleh tabrakan keras dengan motornya.

"Marc Marquez menderita cedera yang terlihat berasal dari tabrakan langsung roda motor dengan tangan kanannya, yang menyebabkan keretakan di batang humerus," ujarnya seperti dikutip dari Crash.net.

"Cedera ini telah diimobilisasi di sini sebelum ia dipindah ke Barcelona untuk perawatan menyeluruh.

" Menurut situs Topdoctors.es, dokter Xavier Mir merupakan pakar cedera tangan dan trauma olahraga. Ia merupakan direktur Unit Operasi Tangan dan Microsurgery di ICATME (Insitut Traumalogy dan Pengobatan Olahraga Catalan) yang beroperasi di Rumah Sakit Universitario Dexeus, Barcelona.

Insititut tersebut dibilang sebagai "tolak ukur dalam pengobatan olahraga dan profesional level elite." Dokter Xavier bukan orang baru bagi Marc Marquez.

Terkini, ia menangani operasi bahu sang Baby Alien setelah Marquez mengalami dislokasi saat menjalankan sesi tes MotoGP Jerez pada akhir November 2019.

Sang dokter telah menangani Marquez setidaknya hingga April 2015 saat Marquez menjalani operasi jari di tangan kiri.

"Sekali lagi, saya berterima kasih kepada dr Mir. Kami tak tahu akan bagaimana tanpanya," cuit Marquez di Twitter ketika itu.

Pebalap muda Indonesia, Gerry Salim, juga pernah dirawat oleh dr Xavier Mir setelah ia mengalami kecelakaan di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada ajang Moto2 FIM CEV Repsol Series, Juni 2019.

Ketika itu, pebalap binaan PT Astra Honda Motor ini mengalami patah tulang selangka atau bahu sebelah kanan.

Gerry Salim jalani proses penyembuhan usai operasi tulang selangka kanannya berjalan lancar di Barcelona pada Juni 2019.

Beberapa pebalap elite yang pernah menjadi pasien dr Xavier Mir adalah Dani Pedrosan dan Jorge Lorenzo.

Mir juga menangani operasi arm pump Fabio Quartararo pada pertengahan musim 2019.

Sang dokter juga punya klien lain di luar dunia MotoGP, sebut saja mantan penyerang Barcelona, Javier Saviola, dan pemain tim basket Real Madrid, Sergi Vidal.

Marc Marquez menjalani balapan penuh drama pada seri pembuka MotoGP 2020 tersebut.

Ini adalah kali pertama MotoGP kembali dalam delapan bulan terakhir karena pandemi virus corona.

Pada lap kelima, bagian depan motor Marquez kehilangan grip pada tikungan keempat ketika ia tengah memimpin balapan.

Namun, sang juara dunia secara ajaib bisa menyelamatkan motornya walau ia masuk ke gravel trap.

Pebalap bernomor 93 itu kembali ke lintasan pada lap ke-16 tetapi Marquez mengamuk di lintasan dan sudah kembali ke posisi podium pada lap ke-20.

Namun, Marquez mengalami kecelakaan highside saat berupaya menyerang Maverick Vinales untuk posisi kedua pada lap ke-22.

Ia terlempar dari tunggangannya saat memasuki Tikungan 3 ke arah kiri.

Marquez mendarat dengan keras di lintasan dan sempat tertabrak oleh motor RC213V-nya sendiri sebelum ia sliding ke gravel.

Marquez bisa berjalan dari lokasi kecelakaan tetapi ia akhirnya dipasang penyanggah leher saat dibawa ke ambulans.(*)

Ikuti Kami di Google News

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Banyak Artis Tampil Berhijab Jelang Ramadhan, Dinar Candy Beri Sindiran Pedas: Biar Diundang di TV?

Baca juga: Bocoran Spoiler One Piece chapter 1008: Rahasia Buah Iblis Momonosuke Terbongkar

Baca juga: Kisah Rumah Tangga Hancur Gegara Mertua Ikut Campur, dari Masalah Jaga Anak hingga Diceraikan Suami

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved