Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Pemkab Pidie Jaya Akan Beli CT Scan  Seharga Rp 16 Miliar, Ini Tujuannya

"Ini menjadi kebutuhan skala prioritas di RSUD maka ini menjadi kebutuhan mutlak yang patut di usulkan ke provinsi Aceh

Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas. SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

"Ini menjadi kebutuhan skala prioritas di RSUD maka ini menjadi kebutuhan mutlak yang patut di usulkan ke provinsi Aceh

Laporan Idris Iamail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) telah mengusulkan anggaran Rp 16 Miliar melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2021 untuk mendukung fasilitas peralatan Computed Tomography Scan (CT Scan).

Bupati Pijay, H Aiyub Bin Abbas kepada Serambinews.com, Rabu (24/3/2021) mengatakan,  pengadaan alat pendukung layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna mendukung dalam  mempermudah pendeteksian kondisi ril terhadap kesehatan warga.

"Ini menjadi kebutuhan skala prioritas di RSUD maka ini menjadi kebutuhan mutlak yang patut di usulkan ke provinsi Aceh (Gubernur) sebagai fasilitas pendukung utama bagi peningkatan layanan kesehatan secara maksimal,"sebutnya. 

Baca juga: Gugatan Cerai Ririe Fairus pada Ayus Sabyan Dikabulkan Hakim, Tidak Tuntut Gono-gini

Baca juga: Ketua MTP Harap Kisruh PNA tak Berlanjut di Media

Pemkab Tamiang Kumpulkan Bukti, PN Stabat Sita Lahan Petani

Menurut Aiyub Bin Abbas, CT Scan ini merupakan alat pemeriksaan yang menggunakan komputer dan mesin yang  memancarkan sinar X lewat mesin.

Sehingga  serangkain gambar tubuh secara detail untuk Rotgen tubuh hingga jaringan lunak baik saluran darah hingga tulang sehingga dengan mudah dapat dikaji kondisi ril kesehatan manusia. 

Dengan adanya fasilitas ini, maka dengan sendirinya akan mempermudah kerja dalam mengakomodir berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat.

Karenanya pihak pemerintah untuk tahun berikutnya juga akan mengusulkan proposal pengadaan satu unit lagi.

"Sehingga setiap pasien tidak lagi dirujuk ke luar daerah trutama ke Banda Aceh atau paking tidak ke kabupaten tetangga Pidie dan Bireuen,"katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved