Breaking News:

Berita Luar Negeri

Militer AS Tawarkan Bantuan Untuk Keluarkan Kapal Evergreen Tersangkut di Terusan Suez

Amerika Serikat menawarkan bantuan kepada Mesir untuk mengeluarkan kapal kontainer raksasa yang tersangkut dan memblokir jalur di Terusan Suez

(Cnes2021, DISTRIBUTION AIRBUS DS via AP)
Foto dari satelit Cnes2021, Distribution Airbus DS, pada Kamis (25/3/2021) menunjukkan kapal kargo MV Ever Given yang dioperasikan perusahaan Taiwan, Evergreen Marine Corp, masih tersangkut di Terusan Suez, Mesir. Akibat kecelakaan ini, Terusan Suez macet dan antrean kapal yang hendak melintas mencapai 150 kapal. 

SERAMBINEWS.COM - Kapal Ever Given atau kapal Evergreen menjadi pembicaraan luas di berbagai dunia.

Karena kapal kontainer raksasa ini tersangkut di jalur Terusan Suez hingga menganggu pelayaran internasiona.

Amerika Serikat menawarkan bantuan kepada Mesir untuk mengeluarkan kapal kontainer raksasa yang tersangkut dan memblokir jalur di Terusan Suez

Seperti diketahui, jalur Terusan Suez macet sejak Selasa (23/3) karena kapal Ever Given atau kapal Evergreen sesuai nama operatornya, tersangkut dengan posisi diagonal dan menutup akses kanal. 

Baca juga: Mendagri Minta APKASI Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Sekaligus

"Sebagai bagian dari dialog diplomatik aktif kami dengan Mesir, kami telah menawarkan bantuan AS kepada otoritas Mesir untuk membantu membuka kembali kanal," kata Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, dikutip dari AFP. 

 "Kami sedang berkonsultasi dengan mitra Mesir kami tentang bagaimana kami dapat mendukung upaya mereka dengan sebaik-baiknya," katanya seraya menyebut konsultasi itu sedang berlangsung. 

Kapten Angkatan Laut AS Bill Urban, yang juga juru bicara Komando Pusat AS untuk operasi di Timur Tengah mengatakan, mereka siap bertugas jika diminta. 

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Tahun Ini, Mulai 6-17 Mei 2021, Diawasi TNI/Polri, Kemenhub Hingga Pemda

"Kami telah menawarkan dan siap membantu Mesir, dan akan mendukung setiap permintaan khusus yang kami terima.

Kami terus memantau dan menilai situasi, tetapi tidak memiliki apa pun untuk memberikan dukungan spesifik yang potensial saat ini," ujarnya. 

Salah satu misi utama Komando Pusat AS di wilayah itu adalah melindungi lalu lintas kapal komersial. 

Halaman
12
Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved