Berita Banda Aceh
PKS Rekom 11 Nama Kandidat Gubernur Aceh, Mulai Nasir Djamil, Mualem, Nova, Haji Uma, Hingga Tu Sop
Ada 11 nama yang direkomendasi dalam rapat kerja wilayah (rakerwil) partai tersebut yang berlangsung di Hotel Mekkah Banda Aceh, Sabtu hingga Minggu
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
Ada 11 nama yang direkomendasi dalam rapat kerja wilayah (rakerwil) partai tersebut yang berlangsung di Hotel Mekkah Banda Aceh, Sabtu hingga Minggu (27-28/3/2021).
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh merekomendasikan sejumlah nama sebagai kandidat gubernur Aceh mendatang.
Ada 11 nama yang direkomendasi dalam rapat kerja wilayah (rakerwil) partai tersebut yang berlangsung di Hotel Mekkah Banda Aceh, Sabtu hingga Minggu (27-28/3/2021).
Rakerwil PKS Aceh itu sendiri dibuka oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), H Hendri Munief MBA.
Sekretaris DPW PKS Aceh, Zaenal Abidin usai rakerwil mengatakan ke 11 nama mencuat atas usulan pengurus DPD PKS kabupaten/kota dan sayap partai.
Menariknya, di antara 11 nama yang diusulkan tersebut sebagian besar berasal dari luar PKS, yaitu petinggi partai politik lain dan pemuka agama.
Mereka adalah M Nasir Djamil (Ketua Forbes Anggota DPR/DPD RI asal Aceh/anggota DPR RI dari PKS), Muzakkir Manaf atau Mualem (Ketua Partai Aceh), Nova Iriansyah (Gubernur Aceh/Ketua Partai Demokrat Aceh).
Baca juga: Setelah KLB di Sibolangit Deli Serdang Sumut, Demokrat Aceh Sebut Tidak Ada Gerakan Apa Pun di Aceh
Baca juga: Kisah Wanita Vampir di Kenya yang Tikam 3 Pria dan Isap Darah Mereka, Pelaku Hampir Dirajam
Baca juga: Bantah Berzina, Bu Kades Laporkan Suami ke Polisi dan Gugat Cerai, Sebut Suaminya Punya Wanita Lain
Selain itu, Darwati A Gani (anggota DPRA dari PNA), Ghufran Zainal Abidin (pengurus DPP PKS), Rafly (anggota DPR RI dari PKS), dan Tgk Makhyaruddin Yusuf (Ketua DPW PKS Aceh).
Kemudian ada nama Mawardi Ali (Bupati Aceh Besar), Aminullah Usman (Wali Kota Banda Aceh), Sudirman alias Haji Uma (anggota DPD RI) dan Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau akrab disapa Tu Sop (tokoh agama asal Bireuen).
"Nama-nama tersebut diusul karena banyak diperbincangkan oleh masyarakat sebagai tokoh publik, mereka kita anggap memiliki kapasitas kepemimpinan dan memiliki visi membangun Aceh yang lebih baik," kata Zaenal.
Terkait pilkada Aceh, lanjut Zaenal, PKS Aceh akan mengikuti tahapan yang dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, baik tahun 2022 maupun 2024.
Ketua DPW PKS Aceh, Tgk Makhyaruddin Yusuf menambahkan, dalam rakerwil itu pihaknya juga membahas target partai pada Pilkada dan Pemilu 2024.
"PKS Aceh menargetkan bisa meraih kemenangan di Pilkada dan Pemilu 2024," kata Tgk Makhyaruddin yang merupakan anggota DPRA periode 2014-2019 ini.
Selain hal tersebut, rakerwil PKS Aceh juga mempertegas dan meneguhkan komitmen PKS untuk meningkatkan pelayanan dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat Aceh.
"Kita juga sudah sepakat untuk meneguhkan komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat Aceh," tutup Tgk Makhyaruddin. (*)